Ibu Lima Anak Kini Sekarat Akibat Dokter Salah Diagnosa, Kanker Serviks Dibilang Menstruasi Parah

Penulis: Eddy Mesakh

Lisa didiagnosis dengan kanker serviks stadium empat setelah salah didiagnosis dengan menstruasi yang berat (Foto: Liverpool ECHO)
Lisa didiagnosis dengan kanker serviks stadium empat setelah salah didiagnosis dengan menstruasi yang berat (Foto: Liverpool ECHO)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Seorang ibu lima anak sedang sekarat akibat kesalahan diagnosa dokter. Ibu ini menderita kanker serviks, tetapi dokter mendiagnosanya sebagai menstruasi berat (heavy periods).

Kini, beberapa anaknya yang masih kecil mungkin akan tumbuh dewasa tanpa bisa lagi melihat ibu mereka.

Lisa (40), nama ibu itu, mendapat kabar memilukan itu dua tahun silam, bahwa dirinya menderita kanker serviks. Itu setelah dia mengadukan gejala yang dialaminya kepada dokter.

Tetapi itu bukan pertama kali dia memberi tahu dokter mengenai apa yang dialaminya. Awalnya dia mengadu ke dokter umum pada tahun 2011 karena menderita pendarahan terus menerus setelah kelahiran anak bungsunya.

BACA JUGA:

Lisa, yang juga mengalami pendarahan di sela-sela masa haid, mengatakan bahwa dia diresepkan pil kontrasepsi yang awalnya mampu mengurangi laju pendarahan.

Namun kembali terjadi pendarahan parah ketika dia berhenti minum pil dan dia mulai menderita sakit perut. Lisa kemudian kembali ke dokter umum.

“Setelah saya melahirkan anak laki-laki saya [anak bungsu], saya terus-menerus mengalami pendarahan – karena sudah memiliki empat anak, saya tahu bahwa menstruasi berat setelah lahir adalah normal, tetapi ini berlangsung lebih lama dan saya tahu itu tidak beres,” kata Lisa semasa hidup.

“Tetapi ketika saya berbicara dengan dokter saya dan menjelaskan bahwa itu telah terjadi untuk beberapa waktu, saya hanya diberi pil dengan harapan ini akan membantu,” kata Lisa yang baru saja menjadi seorang nenek.

“Meskipun pada awalnya memang meringankan pendarahan, itu mulai kembali segera setelah saya berhenti meminumnya. Saya terus kembali ke dokter umum saya, menemui tiga dokter yang berbeda, pada banyak kesempatan. Tetapi saya tidak didengarkan,” keluhnya.

“Setiap kali saya disarankan untuk mengganti pil saya, diberi pengobatan untuk menstruasi berat atau diberitahu bahwa saya menderita fibroid – tetapi tidak pernah disebutkan kanker.”

Sudah Masuk Stadium Empat 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.