Pengerjaan Pipa Waduk Tembesi ke Mukakuning Berjalan Lambat, Rencana Peresmian Senin Pagi Mendadak Ditunda

Intake IPA Tanjungpiayu telah turun lebih dari 3 meter akibat menyusutnya level air di waduk Duriangkang. (suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Pekerjaan interkoneksi pipa dari waduk Tembesi ke waduk Mukakuning yang digarap rekanan BP Batam terkesan berjalan lambat.

Hingga kini, pekerjaan interkoneksi pipa belum kunjung selesai, sementara kebutuhan sudah sangat mendesak. Level air baku di waduk Mukakuning terus berada di zona merah.

Sueryakepri.com mendapatkan informasi, rencana peresmian pipa transmisi yang dibangun oleh rekanan BP Batam itu semula sempat dijadwalkan pada Senin (26/10) pagi.

Baca:Keuangan Zodiak yang Beruntung Besok, Selamat 3 Zodiak Dapat Rezeki Nomplok

Baca:Singapura Impor Listrik 100 MW dari Malaysia, Ada Peluang Bagi Indonesia

Baca:3 Zodiak yang Punya Talenta Pembawa Rezeki

Namun kabar terbaru, acara ditunda. Diperkirakan penundaan belum siapnya proyek ini.

Diinformasikan Kepada Rekan” Media
Perihal acara peresmian pipa transimisi Waduk Tembesi yang semula dijadwalkan Senin, 26 Oktober 2020 Jam 07.00 Pagi.

Kami Informasikan Peresmian tersebut Ditunda Sementara waktu sampai menunggu Informasi Berikutnya“. Demikian informasi penundaan dari BP Batam.

Diperoleh data dari ATB, pada Senin (26/10), level air di waduk Mukakuning telah berada pada elevasi 3,89 meter di bawah bangunan pelimpah. Hanya tinggal 1,11 meter menuju dasar waduk, dimana waduk tak bisa lagi beroperasi karena air habis.

Air baku terus menerus mengalami penurunan walaupun hujan mengguyur kota Batam, karena harus beroperasi di atas kapasitas desain.

Seperti diketahui, kapasitas desain waduk Mukakuning adalah 310 liter perdetik. Namun saat ini, waduk tersebut telah digunakan sebesar 540 liter perdetik.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.