Donald Trump Bingung, Namanya Dipanggil George Oleh Joe Biden

Penulis: Eddy Mesakh

Calon petahana Presiden Amerika Serikat Donald J Trump. (Foto: Tangkapan layar twitter)
Calon petahana Presiden Amerika Serikat Donald J Trump. (Foto: Tangkapan layar twitter)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Calon presiden AS Donald J Trump heran namanya dipanggil George oleh Joe Biden.

“Kemarin Joe Biden memanggil saya George. Tidak mampu mengingat nama saya. Perlu bantuan dari pembawa berita untuk membantunya menjalani wawancara. Kartel Berita Palsu bekerja lembur untuk menutupinya!”

Begitu kicau calon presiden petahana itu di akun twitter resminya, Senin (26/10/2020).

Kicauan Trump mendapat banyak tanggapan. Itu mendapat 249 ribu like, 7.100 quotes Tweets, dan 51.700 kali Retweets.

BACA JUGA:

Namun ada yang menilai kesalahan itu wajar, seperti balasan akun Sarah Baker.

“Sungguh lucu bagaimana orang melihat ini seolah-olah itu adalah kesalahan besar … Saya berusia awal empat puluhan dan selalu bingung dengan nama anak-anak saya saat memanggil mereka … Saya juga seorang guru dan ini terjadi pada saya di kelas juga .. itu normal,” tulis Sarah Baker.

Akun Mrs. Krassenstein membalas Trump bahwa sang presiden juga pernah melakukan kesalahan serupa dan dilakukan berulang hanya dalam satu hari.

“Anda benar-benar memanggil Matt Gaetz “Rick Gates” beberapa kali pada hari yang sama. Anda memanggil Chris Wallace “Mike”. Anda menyebut Kevin McCarthy “Steve.” Anda menyebut Paul Ryan “Rick.”

“Mengapa Anda tidak tweet menyerang diri sendiri karena kesalahan ini? Setidaknya Biden bisa minum air dengan 1 tangan,” tulis Mrs Krassenstein.

Balasan ketus datang dari akun Lesley Abravanel. Dia menulis: “Jika dia memanggil Anda George, itu adalah nama yang jauh lebih bagus daripada yang pantas Anda dapatkan, Anda putus asa, ingin menjadi lalim. Fake News Cartel adalah nama yang bagus untuk Fox dan OANN Anda!”

Namun ada juga reply yang menyatakan kendati membenci Trump, akan tetap mendukungnya kembali sebagai Presiden AS.

“Meskipun saya benar-benar membenci Donald Trump, saya tidak berpikir Joe Biden akan menjadi lebih baik untuk Amerika Serikat, Setidaknya Donald Trump memiliki latar belakang bisnis dan ekonomi sehingga dapat membuat Amerika tetap bertahan selama masa-masa sulit ini.Sejujurnya tidak akan mengejutkan saya jika dia menang lagi,” balas akun helloitsme.

Sementara akun Jeffrey Guterman membalas: “Bersiaplah untuk kalah,@realDonaldTrump.”

Guterman adalah seorang konselor kesehatan mental, sesuai keterangan pada akunnya.

Pada kicauannya yang lain, Donald Trump menulis soal pandemi Covid-19, yang menurutnya banyak ditunggangi media massa untuk kepentingan pemilu.

“Media Berita Palsu menunggangi COVID, COVID, COVID, hingga Pemilu. Pecundang!” kicau Trump.

Seperti biasa, Trump akan mendapat lebih banyak serangan dibanding dukungan setiap kali dia berkicau di twitter. Banyak yang menyerangnya karena dinilai sembrono dalam penanganan wabah Covid-19.

Pemungutan suara Pilpres AS akan dilaksanakan pada Selasa 3 November 2020. Donald Trump dari Partai Republik ditantang Joe Biden dari Partai Demokrat.(*)

#Donald Trump #Berita Donald Trump #Joe Biden #Berita Joe Biden #Kicauan Donald Trump #Pilpres AS #Pemilu AS #Partai Demokrat #Partai Republik 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.