Delapan Warganya Meregang Nyawa Karena Covid-19, Pengawasan Pelabuhan dan Bandara di Karimun Kembali Diperketat

Tangkap layar Surat Edaran Pjs Bupati Karimun tentang Pengawasan Akses Keluar Masuk Karimun. Foto Suryakepri.com/Rachta Yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Sudah delapan orang warganya meregang nyawa karna Covid-19, Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) ketatkan lagi akses keluar-masuk di pelabuhan dan bandaranya.

Seperti diketahui hingga Selasa (27/10/2020), kasus positif Covid-19 di Karimun, Kepri sudah sebanyak 161 orang.

Di mana sebanyak 8 orang dinyatakan meninggal dunia.

Pasien Covid-19 itu meninggal dunia di sejumlah rumah sakit di Karimun, Kepri.

Sementara itu pasien yang masih dirawat sebanyak 97 orang, sekitar puluhan orang diantaranya terpaksa dirujuk ke RSKI Pulau Galang, Batam dikarenakan RSUD Karimun sudah penuh.

Sedangkan jumlah pasien sembuh hanya sekitar 58 orang.

Diperkirakan angka kasus positif Covid-19 di Karimun masih akan bertambah mengingat masih ada sampel swab yang dikirim ke BTKL-PP Batam.

Dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, Pemkab Karimun akhirnya kembali mengetatkan pengawasan orang di pintu masuk dan keluar di pelabuhan dan bandaranya.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karimun Heri Andrianto Nomor: 300/SET-COVID-19/X/21/2020 tertanggal 28 Oktober 2020.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.