MAKI Meminta Pembatalan Debat Publik Cabup-Cawabup Natuna di Surabaya, Kalau Lanjut Siap-siap Dilaporkan

Penulis : Muhammad Bunga Ashab/ Editor: Yeni

Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

NATUNA, SURYAKEPRI.COM – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta pembatalan debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Natuna pada Jumat 13 November 2020 di Surabaya. Hal itu dianggap pemborosan anggaran negara dan dikhawatirkan peserta dapat membawa penyakit Covid-19 ke Natuna.

Hal itu berdasarkan pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Natuna akan menggelar debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Natuna pada Jumat 13 November 2020 di Surabaya.

.Baca: Lima Hari Pasca Kasus Percobaan Pemerkosaan Gadis di Marina, Polisi Belum Bisa Ringkus Pelaku

.Baca: Pengusaha Pariwisata Mengeluh, Pengunjung Turun 50 Persen

.Baca: Polres Bintan Gelar Kesiapan Penanganan Bencana Alam Sekaligus Antisipasi La Nina

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta pembatalan acara tersebut, karena akan terjadi pemborosan biaya untuk tiket dan akomodasi Natuna-Surabaya pergi-pulang. Semestinya kegiatan debat tersebut cukup di Natuna dan jika tujuan untuk menjangkau masyarakat luas bisa memakai jaringan medsos seperti youtube, instagram, facebook dan lainnya.

Penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran, berlebihan dan tidak bermanfaat maksimal dapat dikategorikan merugikan negara yang mengarah kepada korupsi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.