Wednesday, June 26, 2024
HomeSportSepakbolaBos Wolves Nuno Santo Marah-marah Atas Putusan Penalti Kontroversial dari VAR

Bos Wolves Nuno Santo Marah-marah Atas Putusan Penalti Kontroversial dari VAR

spot_img

SURYAKEPRI.COM – Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo marah-marah atas penalti kontroversial yang diputuskan VAR dan mengakibatkan timnya kalah 1-0 dari Leicester City di King Power Stadium, Minggu (8/11/2020).

Nuno Santo mendesak Liga Premier untuk memperbaiki sistem VAR. Sementara bos Leicester City Brendan Rodgers memuji penampilan ‘luar biasa’ anak-anak asuhnya.

Bola mengenai tangan Max Kilman saat memblok umpan Dennis Praet pada menit ke-13. Setelah meninjau rekaman VAR, wasit Anthony Taylor memutuskan handsball dan dituntaskan oleh Jamie Vardy.

Penalti itu diberikan setelah wasit VAR Stuart Atwell mengarahkan Anthony Taylor untuk menilai insiden tersebut pada monitor di sisi lapangan.

BACA JUGA:

Leicester kembali mendapatkan penalti pada menit ke-39 setelah Rayan Ait Nouri menjatuhkan James Justin saat keduanya bertarung di dalam kotak penalti Wolves.

Kali ini Vardy gagal karena tembakannya diblok oleh kiper Rui Patricio dengan kakinya sambil menjatuhkan diri. Bola rebound mengenai Vardy, tetapi melambung keluar.

Dari sejumlah keputusan handball yang kontroversial musim ini, Santo merasa kecewa terhadap penerapan video sejak diperkenalkan musim lalu masih jauh dari sempurna.

“Apa yang kami harapkan dari VAR adalah keputusan yang bagus, konsisten dan ini tidak terjadi,” ketus Nuno Santo pada konferensi pers pasca pertandingan.

“Minggu demi minggu, kami melihat hal-hal yang bertentangan. Sampai mereka melakukannya dengan benar, kami akan membicarakannya berulang kali, sesuatu yang tidak kami inginkan,” ketus Nuno Santo.

“Kami memiliki cukup banyak masalah dalam sepak bola untuk merasa curiga tentang apa pun, saya tidak ingin memikirkannya,” ujar pria asal Portugal itu.

“Saya belum melihat rekamannya, jadi tidak adil bagi saya untuk memberi tahu [tentang keputusan ini]. Melihat keputusan tidak cukup konsisten bagi kita untuk berhenti membicarakannya, jadi mari berharap situasi yang lebih baik di masa depan.”

Meski begitu, Nuno Santo memuji penampilan Leicester secara keseluruhan.

“Pujian untuk Leicester dalam cara mereka menekan dan memindahkan bola. Gelandang mereka sangat nyaman, dan kami seharusnya melakukannya lebih baik dengan itu. Kami menciptakan lebih banyak situasi di babak kedua, [tapi] tidak sebanyak yang kami inginkan.”

Panduan seputar aturan hand ball telah diubah di Liga Premier sebagai tanggapan atas serangan balik terhadap serangkaian insiden sebelumnya musim ini.

Santo menambahkan rasa frustrasinya dalam wawancara dengan Sky Sports setelah pertandingan.

“Permainan melampaui situasi ini tetapi saya pikir kami bereaksi dengan baik. Inilah yang dikatakan peraturan. Tidak ada cara untuk melatih pemain untuk bertahan tanpa gerakan alami dari lengan tetapi memang seperti itu. Yang kami inginkan adalah konsistensi.”(*)

#PenaltiKontroversi #LeicesterCity #WolvershamptonWanderers #Leicester1-0Wolves #LigaInggris 2019/2020 #PenaltiJamieVardy #BeritaLeicesterCity #BeritaWolverhampton Wanderers #NonuEspiritoSanto #VAR #Handball   

 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER