Tiga Kapal Ikan Asing Dipaksa Tekuk Lutut oleh TNI AL, Ditemukan 16 Ton Ikan Hasil Tangkapan

Kapal ikan berbendera Malaysia diamankan jajaran TNI AL dari Selat Malaka.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – TNI Angkatan Laut (AL) RI tak toleransi terhadap kapal-kapal asing yang melakukan pencurian ikan di wilayah Indonesia.

Jajaran TNI AL dengan KRI Kerambit-627 melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tiga Kapal Ikan Asing (KIA) PKFB 1223, PKFB 1928 di Selat Malaka ZEE Indonesia pada Minggu (8/11) pagi.

Setelah ditangkap, kemudian dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan maupun penggeledahan terhadap muatan, dokumen dan ABK kapal tersebut.

Baca: Giliran Tiga Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap TNI AL saat “Illegal Fishing” di Selat Malaka

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Rabu 11 November 2020, Virgo Akan Tergoda, Scorpio yang Terbaik

Baca: Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Besok, 10 November 2020, Aries Hari yang Baik untuk Berbisnis

Selain tidak melengkapi dokumen yang sah, aparat TNI juga mendapati ikan-ikan hasil tangkapan dari tiga kapal asing itu mencapai 16 ton.

Para pelaku illegal fishing itu melakukan aksinya menggunakan jaring.

Panglima Koarmada I Laksamana Muda A. Rasyid K, S.E., M.M, mengatakan, penangkapan tiga kapal ikan asing itu saat unsur gelar operasi Koarmada I  KRI Kerambit 627 mendapati aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal berbendera asing di Wilayah Perairan Indonesia.

KRI Kerambit-627  saat itu sedang berpatroli. Pada Minggu pagi mendapatkan kontak radar adanya kapal yang dicurigai tengah melakukan aktifitas illegal. Hal itu langsung disikapi dengan sigap.

“Pimpinan TNI AL dalam hal ini Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. berkomitmen untuk memberantas segala tindak pidana di laut, salah satunya IUU Fishing,” kata Panglima Koarmada I dalam keterangan tertulisnya diterima, Senin (9/11/2020).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.