Donald Trump Kecam Kekerasan Anggota Antifa SCUM, Mereka Baku Pukul di Jalan Dekat Gedung Putih

Puluhan Ribu pendukung Presiden Donald Trump melakukan aksi di sekitar Gedung Putih, Washiington DC, AS, Sabtu-Minggu (14-15/11/2020). Foto: Twitter.
Puluhan Ribu pendukung Presiden Donald Trump melakukan aksi di sekitar Gedung Putih, Washiington DC, AS, Sabtu-Minggu (14-15/11/2020). Foto: Twitter.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

WASHINGTON, SURYAKEPRI.COM – Presiden Donald J Trump mengecam kekerasan yang dilakukan oleh  ‘ANTIFA SCUM, kelompok radikal kiri, saat aksi massa di seputaran Gedung Putih, Washington DC, AS, Sabtu (14/11/2020) malam.

Trump juga mengecam media massa setelah kekerasan mars MAGA serta mengecam Walikota Washington Muriel Bowser. Trump menuding Partai Demokrat tidak “melakukan tugasnya”.

Presiden Trump mengecam “ANTIFA SCUM” dan media pada Sabtu malam saat kekerasan berlanjut di Washington, DC, di mana pendukung pro-Trump berkumpul untuk ” Million MAGA March .”

Dalam serangkaian pesan Twitter sebelum tengah malam ET, Presiden Trump juga mengecam para pengunjuk rasa sebagai “Manusia Sampah Kiri Radikal,” sambil me-retweet video yang menunjukkan seorang pria ditinju dan ditendang di jalan Washington pada hari sebelumnya.

BACA JUGA:

Trump menuduh aktivis Antifa kembali dalam kegelapan untuk menyebabkan kekacauan, menyerang massa pro-Trump.

Trump mendesak kepolisian kota Washington untuk “pergi – lakukan tugasmu dan jangan menahan diri!!”

Trump juga menuduh “Media Diam” mengabaikan bentrokan di Washington. Dia me-retweet pesan dari anggota Republik AS Lee Zeldin dari New York, yang menuduh “media mati total” ketika kaum kiri melancarkan serangan “menjijikkan” terhadap pendukung Trump.

Malam itu terjadi konfrontasi yang tersebar dan kekerasan yang meningkat ketika polisi melaporkan setidaknya 20 orang ditangkap, ketika mereka mencoba untuk memisahkan kelompok-kelompok lawan.

Sebelumnya, para pengunjuk rasa kiri menentang kelompok pro-Trump yang berkumpul untuk mempertanyakan hasil pemilihan presiden 3 November. Mereka menolak Joe Biden  dan mendesak agar Trump melanjutkan kepemimpinan Gedung Putih untuk periode kedua.

Presiden Trump sendiri menemui para demonstran- berkeliling dengan iring-iringan mobilnya.

Bentrokan Pecah saat Matahari Terbenam 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.