Curi Motor Untuk Dipakai Sehari-hari, Pria Ini Kini Bermukim di Sel Tahanan Polsek Tanjungpinang Timur

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin saat merilis penangkapan pelaku (Suryakepri.com)
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin saat merilis penangkapan pelaku (Suryakepri.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Rudi Saputra Nasution (25), harus bermukim di sel tahanan Polsek Tanjungpinang Timur. Pria ini ditangkap polisi karena perbuatannya mencuri sepeda motor milik Yuli Kusbianto, Kampung Wonosari RT 04 RW 11 Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur beberapa waktu lalu.

Sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BP 4658 WH yang terparkir di teras rumahnya dicuri pelaku pada 22 Agustus 2020 lalu. Tak terima sepeda motornya hilang begitu saja, korban pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

Menerima laporan itu, Polsek Tanjungpinang Timur kemudian melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan polisi mengarah kepada pelaku. Rudi pun tak berkutik saat ditangkap polisi di salah satu warung internet (warnet) di Jalan Ganet Tanjungpinang. Saat pelaku ditangkap, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor korban.

.BACA : Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Saksi Dugaan Pidana Pilkada Bagi-bagi Masker Wali Kota Tanjungpinang

.BACA : Polres Tanjungpinang Tangkap Seorang Pelaku Diduga Bandar Narkoba

.BACA : 12 Terdakwa Korupsi Tambang Bauksit Jalani Sidang Perdana di PN Tipikor Tanjungpinang

“Pelaku ditangkap sedang di warnet,” kata Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin saat merilis penangkapan pelaku, Senin (16/11/2020).

Setelah memperoleh sepeda motor itu, pelaku merubah semua bentuk asli dari sepeda motor dengan mengganti plat nomor polisi yang awalnya BP 4658 WF menjadi BP 5291 TC dan bertuliskan putra. “Tujuannya supaya tidak diketahui orang,” kata dia.

Sepeda motor hasil curian ini digunakan pelaku untuk keperluan sehari-hari. Pelaku ini diketahui salah seorang buruh di Galang Batang, Kabupaten Bintan.

“Motornya digunakan sehari-hari, pengakuannya baru sekali berbuat,” kata AKP Firuddin.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar sebagai mana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP menyatakan bahwa pelaku pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun penjara. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab

Editor  : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.