Sabu 4,2 Kg yang Diamankan BC dan Polisi Rencananya Diedarkan di Karimun, Dua Kurir Diimingi Upah Rp 30 Juta

Kapolres dan Kepala KPPBC Karimun menunjukkan barang bukti 4,2 kilogram sabu saat konferensi pers, Jumat (20/11/2020). Foto Suryakepri.com/Yahya
Kapolres dan Kepala KPPBC Karimun menunjukkan barang bukti 4,2 kilogram sabu saat konferensi pers, Jumat (20/11/2020). Foto Suryakepri.com/Yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Bea Cukai dan Polisi akhirnya merilis pengungkapan kasus penyelundupan 4,2 kilogram senilai Rp 10 miliar narkoba jenis sabu asal Malaysia.

Konferensi pers digelar di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Jumat (20/11/2020).

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan sabu 4,2 kilogram itu rencananya diedarkan di Kabupaten Karimun.

.BACA : Menkominfo Kunjungi Bea Cukai Batam, Ada Apa?

.BACA : BC Kepri-Polres Karimun Sergap Sabu 5 Kg di Pantai Pamak

.BACA : PN Karimun Sahkan Status Alfalah, Oknum BC Kepri Sebagai Tersangka Penipuan Rp 320 Juta

Untungnya, upaya penyelundupan sabu asal Malaysia itu berhasil digagalkan pihaknya dalam sebuah operasi bersama KPPBC Karimun, Selasa (10/11/2020) subuh.

“Rencananya mau diedarkan di Kabupaten Karimun,” kata AKBP Muhammad Adenan, Jumat.

Selain barang bukti 4,2 kilogram sabu, petugas juga berhasil mengamankan dua orang diduga kurir berinisial MK (40) dan AH (40).

Keduanya diamankan di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Adenan mengatakan, kedua tersangka tergiur iming-iming upah sebesar Rp 30 juta.

“Diupah Rp 30 Juta,” kata Adenan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.