Empat Jemaatnya Dibunuh, Ini Pernyataan Gereja Bala Keselamatan; Ketua PGI Memohon Ini Kepada Pemerintah

Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia, Kolonel Yusak Tampai. (Foto: tangkapan layar video)
Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia, Kolonel Yusak Tampai. (Foto: tangkapan layar video)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pimpinan Pusat Gereja Bala Keselamatan (Salvation Army) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), bersikap atas pembunuhan keji terhadap empat jemaat di  Dusun 5 Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pernyataan sikap Pimpinan Pusat Gereja Bala Keselamatan disampaikan melalui situs resminya, seperti dikutip Suryakepri.com, Minggu (29/11/2020).

Ungkapan duka dan pernyataan resmi atas tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa dan pembakaran Pos Pelayanan Gereja Bala Keselamatan serta rumah warga di Lewonu, Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

BACA JUGA:

“Pimpinan Pusat Gereja Bala Keselamatan menyatakan bahwa peristiwa di atas, yang informasinya lebih terinci, kami terima pagi ini merupakan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan dan mengecamnya dengan keras,” tulis lembaga gereja tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pimpinan Gereja Bala Keselamatan menyatakan:

1. Perasaan duka dan simpati yang mendalam terhadap korban yang meninggal dan keluarganya serta seluruh jemaat yang terdampak. Mendoakan keluarga yang berduka, bahwa Allah Roh Kudus memberikan penghiburan bagi keluarga yang berdukacita.

2. Bahwa tindakan kekerasan, dengan alasan dan cara apapun, merupakan tindakan pelanggaran hukum dan hak azasi manusia.

3. Memberi apresiasi setinggi-tingginya bagi Komandan Divisi dan para Opsir Bala Keselamatan yang telah berkoordinasi cepat dengan aparat kepolisian serta pemerintah Kabupaten Sigi dan Provinsi Sulawesi Tengah untuk langkah penanganan peristiwa ini serta perlindungan bagi warga.

4. Meminta dengan sangat Pemerintah dan Kepolisian terkait untuk terus meningkatkan langkah antisipatif terhadap gerakan kejahatan dan sadis yang masih ada sampai saat ini, agar peristiwa yang terjadi di Lewonu, Lemban Tongoa tidak terulang kembali di kemudian hari.

5. Mengharapkan Pemerintah dan Kepolisian Kabupaten Sigi-Sulawesi Tengah dapat segera mengungkap pelaku serangan brutal ini, memberi tindakan yang sesuai dan mengusut serta membasmi jaringan-jaringan kejahatan ini.

6. Mengimbau agar para Opsir Bala Keselamatan dan seluruh jemaat Gereja Bala Keselamatan tetap tenang namun waspada dan berhati-hati. Diharapkan tidak menyebarkan informasi dan gambar yang tidak benar/tidak layak disebarkan berkaitan dengan peristiwa ini melalui media apa saja, agar tidak meresahkan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Mari sebarkan berita pengharapan dan galang kesatuan dalam doa untuk saling menguatkan. Kami mengajak agar dalam ibadah Hari Minggu, 29 November 2020 dilaksanakan doa khusus di masing-masing tempat (rumah dan gereja sesua protokol kesehatan) dengan hening 3 menit untuk mendoakan keluarga dan jemaat yang berduka dan meminta Damai Sejahtera Allah dinyatakan di bumi ini.

7. Mengajak lembaga gereja dan lembaga keagamaan lainnya beserta seluruh masyarakat untuk selalu siaga, serta membangun jejaring keamanan dan koordinasi antar lembaga agar dapat bersama-sama mencegah aksi-aksi kejahatan serupa di negeri yang kita cintai ini.

“Berkat damai sejahtera Allah, Kasih Tuhan Yesus Kristus, dan Kuasa Roh Kudus menyertai, melindungi, dan menguatkan kita semua!”

Bandung, 28 November 2020 | Pimpinan Gereja Bala Keselamatan di Indonesia

Ketua PGI Memohon TNI Tuntaskan Sisa-sisa Kombatan Teroris 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.