Pesawat Nirawak China Chang’e-5 Merapat ke Gunung Api di Bulan, Akan Bawa Sampel ke Bumi

Sebuah gambar animasi oleh Beijing Aerospace Control Center (BACC) menunjukkan bagaimana pesawat China Chang'e-5 melakukan pengereman untuk kedua kalinya pada pukul 20:23 Minggu (Waktu Beijing), menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA). Foto: BACC / Handout via Xinhua
Sebuah gambar animasi oleh Beijing Aerospace Control Center (BACC) menunjukkan bagaimana pesawat China Chang'e-5 melakukan pengereman untuk kedua kalinya pada pukul 20:23 Minggu (Waktu Beijing), menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA). Foto: BACC / Handout via Xinhua
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pesawat tanpa awak China Chang’e hampir mendarat di bulan dalam misinya mengumpulkan sampel untuk dibawa pulang ke Bumi. Demikian laporan CCTV, media pemerintah China, Senin (30/11/2020).

Misi China dilakukan di zona target bulan memiliki geologi berbeda dan lebih baru dibanding sampel yang dikumpulkan oleh misi Amerika Serikat dan Soviet beberapa dekade silam.

Pengorbit terus mengitari bulan sampai pendarat dan pesawat naik kembali dari permukaan bulan.

Pendarat, bersama dengan kendaraan yang dibawa, dipisahkan dari pengorbit pada Senin pagi menggunakan “manuver presisi” oleh operator dari Bumi, dan akan melakukan pendaratan lunak “pada waktu yang tepat,” kata CCTV.

BACA JUGA:

“Semua sistem di Chang’e-5 bekerja dalam kondisi baik, dan komunikasi serta kontrol dari stasiun Bumi berjalan lancar,” katanya.

Pesawat ruang angkasa itu melambat dua kali pada hari Sabtu dan Minggu setelah 112 jam penerbangan dari Bumi, dan berhasil memasuki orbit 200km dari bulan sebelum perpisahan.

Pendarat akan membidik gunung berapi Mons Rümker di wilayah barat laut bulan yang disebut Oceanus Procellarum, atau “Ocean of Storms”, di sisi dekat bulan.

Daerah aktivitas vulkanik yang relatif baru ini – terbentuk sekitar 1,2 miliar tahun yang lalu – memiliki permukaan batuan yang lebih muda dan sampel ini diharapkan berisi informasi tentang sejarah bulan yang lebih baru dibandingkan dengan sampel bulan sebelumnya yang dikumpulkan oleh AS dan Soviet dari daerah yang lebih tua.

Chang’e-5 akan mengebor sedalam 2 meter untuk inti batuan, dan juga mengambil sampel dari permukaan menggunakan lengan robotik untuk mengumpulkan sampel 2 kg dalam kapsul pelindungnya. Ini akan membutuhkan waktu selama dua minggu.

Sementara itu, pengorbit akan terus mengitari bulan, menunggu pendarat menyelesaikan pengambilan sampel sebelum naik ke orbit dan melakukan redocking.

Kemudian misi akan diluncurkan dari orbit bulan dan kembali ke Bumi.

Pertengahan Desember Kembali ke Bumi  

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.