Peneliti Temukan Spesies Baru Mirip Balon di Dalam Laut

Ilustrasi. (AFP/OLIVIER MORIN)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Para peneliti telah menemukan dan meneliti spesies baru di kedalaman laut pesisir Puerto Rico menggunakan cara tidak biasa. Spesies baru dengan bentuk seperti balon itu diidentifikasi hanya menggunakan kamera high definition di kapal selam penjelajah Deep Discoverer.

Spesies yang kemudian dijuluki Duobrachium sparksae (D. Sparkasae) ini merupakan Ctenophora, mirip tapi bukan ubur-ubur. Penampakannya seperti gelembung dengan dua tentakel atau kaki-tangan panjang.

Para ahli menentukannya sebagai spesies baru menggunakan video berkualitas tinggi Deep Discoverer di dasar laut Puerto Rico pada 2015 yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV).

Video sanggup menangkap gambar dengan sangat detail hingga skala kurang dari satu milimeter dan mampu membantu peneliti menjawab semua pertanyaan yang dibutuhkan untuk penentuan spesies baru.

“Kami tidak memiliki mikroskop sejenis itu di laboratorium, tetapi video ini sudah bisa memberi kami cukup informasi untuk memahami morfologi makhluk ini secara detail, termasuk lokasi bagian reproduksi mereka dan aspek-aspek lainnya,” kata Ahli Biologi Kelautan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) Allen Collins dilansir dari Express.co.uk Selasa (1/12).

Collins menjelaskan ciri anatomi tubuh D. Sparksae paling menonjol adalah tubuhnya yang bulat seperti balon, tetapi juga menonjolkan dua lengan seperti tentakel.

Secara keseluruhan, ada tiga individu D. Sparksae yang ditangkap kamera Deep Discoverer pada kedalaman 3,9 kilometer. Salah satunya didapati sedang menggunakan tentakelnya sebagai jangkar di dasar lautan.

Collins menyebut para ahli berharap dapat mengumpulkan spesimen pada penyelaman mendatang untuk analisis fisik. Meski begitu dikatakan mempelajari spesies ini mungkin perlu waktu puluhan tahun sebelum mereka mendapatkan temuan yang benar-benar realistis.

“Bahkan jika kami memiliki peralatan, hanya akan ada sedikit waktu untuk memproses temuan ini, karena hewan yang berbentuk gelatin seperti ini tidak tahan lama,” kata dia.

Melansir Science Alert, Ahli Kelautan NOAA Mike Ford menyebut temuan itu menunjukkan bahwa D. Sparksae merupakan spesies unik dan menarik. Menurutnya, meskipun spesimen lain tidak terlihat berlabuh ke dasar laut, tetapi mereka semua hanya berjarak dua meter dari dasar laut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.