Evakuasi Warga Sekitar Gunung Ile Lewotolok Terus Dilakukan, Ada yang Nekat Bertahan

Visual ili lewotolok siang hari ini.Foto: PPGA Lewotolok 12.00 WITA.(suryayogya.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

LEMBATA, SURYAKEPRI.COM – Upaya evakuasi terhadap warga yang rentan atau di daerah bahaya erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur terus dilakukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan hingga Selasa malam, pukul 22.00 WITA, jumlah pengungsi yang sudah dievakuasi dari kawasan rawan bencana (KRB) erupsi Gunung Ile Lewotolok mencapai 6.237 jiwa.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday kepada wartawan di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Selasa malam, mengatakan bahwa jumlah tersebut merupakan jumlah yang terdaftar.

Baca:Asa Lukita Wujudkan Batam Kota Cerdas dengan Digitalisasi, Ini Apresiasi untuk Para Ketua RT/RW

Baca:Tim SAR Gabungan Berhasil Mengevakuasi 7.968 Warga Akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok NTT

Baca:Seorang Remaja 13 Tahun Tewas Kesetrum Listrik saat Pasang Kenopi Warung Bakso di Karimun

“Kalau dihitung secara keseluruhan masih banyak yang masih tertahan di kawasan rawan bencana itu, dan diperkirakan masih sekitar 15 ribuan orang,” katanya.

Ia menjelaskan jumlah tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Ile Ape dengan jumlah sembilan desa, sementara di Ile Ape Timur berjumlah 17 desa.

Mereka yang masih bertahan di lokasi KRB, kata dia, beralasan menjaga barang-barang purbakala, barang-barang adat yang berharga, dan bahkan ada yang menjaga hewan ternaknya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.