Kasus Pembantaian di Sigi, Ikatan Sarjana Katolik Mengutuk Keras dan Dukung Tindakan Sigap TNI-Polri

Pendeta yang memimpin prosesi ibadah penguburan jenazah korban pembunuhan di Sigi, Sulawesi Tengah, memberikan penghiburan kepada keluarga para korban. (Foto: Istimewa)
Pendeta yang memimpin prosesi ibadah penguburan jenazah korban pembunuhan di Sigi, Sulawesi Tengah, memberikan penghiburan kepada keluarga para korban. (Foto: Istimewa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Peristiwa teror pembunuhan empat warga yang terjadi di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Jumat lalu menyentak publik.

Atas kejadian tersebut Presidium Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menegaskan sikap mengecam dan mengutuk keras tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut.

Sebagaimana rilis pernyataan sikap Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia yang ditandatangani Ch Arie Sulistiono, MM selaku Presidium Bidang Hubungan antar Agama dan Kepercayaan dan V Hargo Mandirahardjo Ketua Presidium, dan diterima Suryakepri.com, Selasa (1/12), ditegaskan kejadian itu melukai hati nurani seluruh warga bangsa, apapun alasan dan motivasi yang melandasinya.

Baca: Gerakan Pemuda Ansor Mengutuk Tindakan Keji di Palu Sulteng

Baca: Kasus di Palu, Diduga Anak Buah Ali Kalora Ingin Ciptakan Ketakutan

Baca: Peristiwa di Palu, Empat Dibunuh, Ada yang Dipenggal, Satu Gereja dan Enam Rumah Dibakar

Oleh karena itu ISKA menyatakan selalu mendukung langkah tegas Polri dan TNI dalam melawan segala bentuk aksi terorisme.

Dengan langkah tegas itu sehingga kedaulatan negara dan Ideologi Pancasila terjaga dan ditegakan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berikut pernyataan lengkap dari Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA):

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.