NASA: Benda Misterius di Orbit Bumi Ternyata Bukan Asteroid, Lalu Apa?

Foto pada 20 September 1966 ini disediakan oleh San Diego Air and Space Museum yang menunjukkan roket Atlas Centaur 7 di landasan peluncuran di Cape Canaveral, Florida. (Foto: AP / Convair, Koleksi Negatif Atlas Astronautika General Dynamics, San Diego Air and Space Museum)
Foto pada 20 September 1966 ini disediakan oleh San Diego Air and Space Museum yang menunjukkan roket Atlas Centaur 7 di landasan peluncuran di Cape Canaveral, Florida. (Foto: AP / Convair, Koleksi Negatif Atlas Astronautika General Dynamics, San Diego Air and Space Museum)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

CAPE CANAVERAL, FLORIDA, SURYAKEPRI.COM – Sebuah objek misterius yang mengorbit Bumi, ternyata bukan asteroid, sebagaimana dugaan sebelumnya. Lalu Apa?

Ternyata, benda misterius itu adalah sebuah roket berusia 54 tahun. Demikian konfirmasi para astronom, Rabu (2/12/2020), seperti dikutip dari Channelnewsasia.

Menurut Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, hasil pengamatan teleskop di Hawaii mendapatkan identitasnya,

Objek tersebut diklasifikasikan sebagai asteroid setelah ditemukan pada bulan September.

BACA JUGA:

Tetapi ahli asteroid NASA, Paul Chodas, dengan cepat menduga itu adalah roket Centaur dari Surveyor 2, misi pendaratan di bulan yang gagal pada tahun 1966.

Perkiraan ukuran menempatkannya dalam kisaran Centaur tua, yang memiliki panjang sekitar 10 meter dan diameter 3 meter.

Chodas terbukti tepat setelah tim yang dipimpin oleh Vishnu Reddy dari Universitas Arizona menggunakan teleskop inframerah di Hawaii untuk mengamati tidak hanya objek misterius itu, tetapi sebuah Centaur dari tahun 1971 yang masih mengorbit Bumi. Data dari gambar cocok.

“Kesimpulan ini adalah hasil dari upaya tim yang luar biasa,” kata Reddy dalam sebuah pernyataan. “Kami akhirnya bisa memecahkan misteri ini.”

Objek yang secara resmi dikenal sebagai 2020 SO memasuki orbit lebar dan miring di sekitar Bumi bulan lalu dan, pada hari Selasa, bergerak pada jarak terdekat dengan BUmi, pada jarak sekitar 50.000 km.

Benda tersebut akan meninggalkan lingkungan itu pada Maret tahun depan, menembak kembali ke orbitnya sendiri di sekitar matahari. Dia akan kembali mendekat ke Bumi pada 2036. (*)

NASA, Paul Chodas, Roket Centaur, Surveyor 2, Misi Pendaratan Bulan 1966, Vishnu Reddy, Universitas Arizona, Teleskop Inframerah, Hawaii, Centaur 1971, Asteroid, Benda Misterius 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.