Monday, May 20, 2024
HomeBatamHasil Perhitungan Sementara, Pasangan SInergi Unggul di Sintai

Hasil Perhitungan Sementara, Pasangan SInergi Unggul di Sintai

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Perhelatan pemungutan suara pesta demokrasi Pilkada serentak 2020, Rabu (9/12/2020) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, serta Walikota dan Wakil Walikota Batam telah selesai dilaksanakan.

Kini proses Pilkada 2020 memasukki tahapan penghitungan suara, yang diawali dengan penghitungan jumlah suara untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

Data yang berhasi didapat tim liputan SuryaKepri, pasangan Soerya Respationo – Iman Sutiawan unggul di kawasan Pusat Rehabilitasi Sosial Non -Panti Teluk Pandan, kelurahan Tanjunguncang, Batuaji.

.BACA : Komisi I DPRD Sidak Disdukcapil Kota Batam, 13.516 KTP Langsung “Disegel” Sementara

.BACA : Nikmati Proses Pesta Demokrasi, Soerya Memantau Proses Perhitungan Bersama Anak Sambil Santai

Proses penghitungan surat suara dimulai, sejak pukul 13.00 WIB. Pasangan SInergi memperoleh suara sebanyak 13 suara, disusul oleh pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina nomor urut 03 dengan perolehan 9 suara, sementara pasangan Isdianto-Suryani nomor urut 02 hanya dapat 4 suara.

Laode Pelita, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengatakan, dari 28 warga yang terdaftar di DPT hanya 27 yang datang untuk melakukan pemilihan, 2 diantara nya tidak hadir dalam pemilihan dan 1 surat suara dinyatakan tidak sah karena terdapat 2 Paslon yang di coblos.

“Dimenangkan oleh Paslon nomor urut 1 sebanyak 13 suara, paslon nomor urut 2 sebanyak 4 suara, dan Paslon nomor urut 3 sebanyak 9 suara,” ujarnya.

Untuk diketahui, saat ini kawasan Sintai hanya memiliki satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), di tempat tersebut hanya ada sebanyak 28 orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap.

“Saat ini penghuni Sintai, sudah sedikit, kalau pekerja hanya 120 orang,” jelas M.Nasir Ketua RW 14, Sintai.

.BACA : KPU Batam Pastikan Pleno Tingkat Kota Tetap Berlangsung di Kantor KPU Kota Batam

Dia mengatakan sejak Pandemi terjadi di Indonesia khususnya Batam, banyak tempat hiburan malam di Sintai tutup, karena tidak adanya pengunjung.

Bahkan hampir 70 persen pekerja di lokasi tersebut memilih pulang kampung, karena tidak ada penghasilan.

“Jadi pemilih di Sintai hanya 28 orang, tidak sampai satu jam, pemungutan suara sudah selesai,” lanjutnya.(*)

Penulis : Fernando

Editor : Sudianro Pnae

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER