Ini Alasan Cukai Rokok Naik sampai 12,5 Persen, di Antaranya Gara-gara Anak Perempuan

Ilustrasi remaja perempuan merokok. (Foto: Depositphotos)
Ilustrasi remaja perempuan merokok. (Foto: Depositphotos)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah telah secara resmi menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok untuk tahun 2021 sebesar 12,5 persen. Apa alasan kenaikan sebesar 12,5 persen?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa alasan utamanya adalah untuk menurunkan prevalensi merokok di kalangan remaja juga di kalangan anak-anak perempuan.

“Prevalensi merokok untuk anak anak usia 10-18 tahun akan tetap diupayakan diturunkan sesuai RPJM. Saat ini 9,1 persen akan diturunkan di 8,7 persen pada tahun 2024,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual terkait cukai rokok, Kamis (10/12/2022).

BACA JUGA:

Dengan menaikkan cukai, pemerintah berharap rokok semakin tidak terbeli.

“Kenaikkan cukai hasil tembakau ini akan menyebabkan rokok jadi lebih mahal. Atau affordability indeksnya naik jadi 12,2 persen jadi 13,7 persen – 14 persen sehingga makin tidak dapat terbeli,” tambahnya

Sri Mulyani mengatakan kebijakan ini dapat menurunkan prevaleansi merokok, terutama pada anak anak dan perempuan.

Prevalensi merokok secara umum dari 33,8 persen jadi 33,2 persen pada 2021.

Berikut rincian cukai rokok naik:

1. Sigaret putih mesin Golongan I naik sebesar 18,4 persen.

2. Sigaret putih mesin Golongan 2A naik sebesar 16,5 persen.

3. Sigaret putih mesin Golongan 2B naik sebesar 18,1 persen.

4. Sigaret kretek mesin Golongan 1 naik sebesar 16,9 persen.

5. Sigaret kretek mesin Golongan 2A naik sebesar 13,8 persen.

6. Sigaret kretek mesin golongan 2B naik sebesar 15,4 persen.(*)

Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kenaikan Cukai Rokok, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kemenkeu, Bea Cukai, Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) 2021, SDM Unggul, Indonesia Maju, Pengendalian Konsumsi Rokok, Kepentingan Kesehatan, Perlindungan Buruh, Petani, Industri Tembakau/Rokok, Dorong Ekspor Hasil Tembakau, Sigaret Kretek Mesin (SKM) golongan II A, SKM golongan II B, Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan II A, SPM golongan II B.

#Beacukai Rokok, #Sri Mulyani, #Menkeu, #Rokok, #Beacukai Rokok Naik

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.