Komisioner KPU Sijunjung Dilaporkan ke Polres oleh Empat Paslon Pilkada

Proses penghitungan suara di TPS 02 Kampung Sidorejo, Karimun, Rabu (9/12/2020) siang. TPS tersebut tempat Gubernur Kepri Isdianto menyalurkan hak suaranya. Foto Suryakepri.com/YAHYA
Proses penghitungan suara di TPS 02 Kampung Sidorejo, Karimun, Rabu (9/12/2020) siang. TPS tersebut tempat Gubernur Kepri Isdianto menyalurkan hak suaranya. Foto Suryakepri.com/YAHYA
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PADANG, SURYAKEPRI.COM – Empat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Sijunjung, Sumatera Barat, melaporkan seluruh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sijunjung ke polisi.

Pasangan calon yang melaporkan itu adalah Ashelfine – Sarikal, Endre Saifoel Nasrul, Arrival Boy – Medo Suarman, dan paslon Hendri Susanto – Indra Gunalan.

Laporan ini terkait dugaan pemalsuan berita acara Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) paslon nomor tiga Benny Dwifa Yuswir dan Irradatillah.

Baca: Bayi Gajah di Riau Tunggu Diberi Nama oleh Dirjen KSDA, Induknya Bernama Lisa

Baca: Mobil Patroli vs KA Brantas Tewaskan Tiga Aparat, Sempat Terseret hingga di Atas Jembatan

Baca: Ketat di Pilkada Karimun, Data Sirekap KPU Minggu Siang Menunjukkan 50 : 50

Kuasa hukum keempat paslon Didi Cahyadi Ningrat mengatakan, pihaknya melaporkan 5 komisioner KPU Sijunjung atas pemalsuan surat atau lahirnya berita acara LPPDK paslon Benny Dwifa Yuswir – Irradatillah.

Laporan ke Polres Sijunjung telah dimasukkan pada pada Minggu (13/12).

“Berita acara tersebut janggal karena permohonan kepada KPU untuk meminta berita acara itu sejak ditetapkan tidak ditanggapi, walaupun sudah disurati sejak tanggal 7, 8 dan 9 Desember 2020,” kata Didi, Senin (14/12).

Didi mengatakan, saat hari pemungutan suara selesai atau 9 Desember 2020 pada pukul 19.00 WIB berita acara LPPDK Benny Dwifa Yuswir – Irradatillah baru dikirim ke pihaknya melalui pesan WhatsApp.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.