Kekejaman Liverpool, Catatan Sadio Mane dan Klopp, Serta Lima Fakta Opta   

Sadio Mane (kiri) merayakan gol bersama Naby Keita. Sadio Mane mencetak gol ke-10 di Liga Premier melawan Crystal Palace, menjadi pemain dengan skor tertinggi melawan The Eagles di kompetisi Liga Premier - menyalip Jermain Defoe. (Foto: Premierleague.com)
Sadio Mane (kiri) merayakan gol bersama Naby Keita. Sadio Mane mencetak gol ke-10 di Liga Premier melawan Crystal Palace, menjadi pemain dengan skor tertinggi melawan The Eagles di kompetisi Liga Premier - menyalip Jermain Defoe. (Foto: Premierleague.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  The Reds terlalu kejam terhadap Crystal Palace dengan melipat tuan rumah 7-0 di Selhurst Park, Sabtu (19/12/2020). Ini seperti pembalasan dendam atas kekalahan 7-2 menyakitkan dari Aston Villa, meski salah sasaran.

Menurut catatan Opta, ini adalah kemenangan besar kedua Liverpool atas Crystal Palace. Mereka pernah menekuk Palace dengan skor 9-0 pada 12 September 1989 atau 31 tahun lalu, di Anfield.

Mendominasi laga dengan 63 persen penguasaan bola, skuad Jurgen Klopp juga sangat klinis kali ini. Dari 11 upaya, delapan on target dan tujuh di antaranya menjadi gol.

Adapun The Eagles, mereka harus berjuang keras setelah kebobolan tujuh gol dalam pertandingan kandang untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

BACA JUGA:

Penyerang Liverpool Sadio Mane pun kembali ke performa terbaiknya menghadapi lawan favorit, setelah gagal mencetak gol dalam sembilan pertandingan sebelumnya.

Pemain internasional Senegal menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Premier yang mencetak gol dalam tujuh penampilan berturut-turut terhadap lawan yang sama.

Hanya Robin van Persie (8 gol v Stoke) yang mencetak lebih banyak gol atas lawan yang sama.

Bek Crystal Palace Patrick van Aanholt kali ini menjadi bulan-bulanan penyerang Liverpool yang memukau.

Pemain internasional Belanda itu kehilangan penguasaan bola sebanyak 21 kali dan menyelesaikan pertandingan dengan tingkat penyelesaian operan hanya 68,1 persen – terendah dari semua starter Palace.

Fakta Utama Opta   

Ini adalah kemenangan pertama Liverpool di Liga Premier dengan tujuh gol atau lebih sejak menaklukan Crystal Palace 9-0 pada 12 September 1989. Kala itu Palace baru promosi ke Liga Utama.

Manajer Jurgen Klopp telah mencatat 127 kemenangan di Liga Premier sebagai bos The Reds, menyalip total 126 kemenangan Rafael Benitez dalam kompetisi untuk klub.

Crystal Palace telah kebobolan 33 gol dalam 12 pertandingan kandang Liga Premier melawan Liverpool, 13 lebih banyak dibanding kebobolan dari klub lain di divisi ini.

Sadio Mane mencetak gol ke-10 di Liga Premier melawan Crystal Palace, menjadi pemain dengan skor tertinggi melawan Eagles di kompetisi – menyalip Jermain Defoe.

Sadio Mane juga mencetak tujuh gol terhadap lawan yang sama dalam tujuh laga berturut-turut. Hanya kalah dari Robin van Persie (8 gol vs Stoke City). (*)

The Reds, Crystal Palace 0-7 Liverpool, Aston Villa, Balas Dendam The Reds, Sadio Mane, Rekor Sadio Mane, Berita Liverpool, Catatan Opta, Jurgen Klopp, The Eagles,  Surya Kepri, Pemain Internasional Senegal Sadio Mane, Sejarah Liga Premier, Liga Inggris 2020/21   

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.