Berpura-Pura Konsultan PT. Telkom, Tiga dari Tujuh Komplotan Pencuri Kabel Optik di Nagoya Diringkus Dirkrimsus Polda Kepri

Tiga dari tujuh Komplotan pencuri kabel optik dikawasan Nagoya, Lubukbaja diringkus jajaran Dirkrimum Polda Kepri, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.
Tiga dari tujuh Komplotan pencuri kabel optik dikawasan Nagoya, Lubukbaja diringkus jajaran Dirkrimum Polda Kepri, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Tiga dari tujuh Komplotan pencuri kabel optik dikawasan Nagoya, Lubukbaja diringkus jajaran Dirkrimum Polda Kepri, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Tiga pelaku bernama Kontri, Solihin, dan Irfan. Ketiga pelaku diringkus saat beraksi disekitar Mal Nagoya Hil.

Dirkrimum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto mengatakan, modus pelaku berpura-pura sebagai konsultan PT. Telkom, dan melakukan pengalian dengan mengunakan mobil truck.

.BACA : BC Batam Musnahkan BMN Senilai Rp12,6 Miliar Hasil Penindakan 2017-2020

.BACA : Mobil Agya Rental di Pakai Maling Genset di Perumahan Taman Yasmin Nongsa, Empat Pelaku Diringkus Polisi

.BACA : INGAT! Hari Ini Penumpang Pesawat di Hang Nadim Batam Wajib Penuhi Syarat Baru Ini

“Pelaku memberikan tanda bahwa ada pengerjaan pengalian, dan para pelaku menarik kabel optik mengunakan mobil truck,” kata Arie, Rabu (23/12/2020).

Arie menjelaskan, pelaku berhasil mengambil 30 meter kabel optik milik PT. Telkom, dan mengangkut kabel tersebut ke dalam mobil truck.

“Berdasarkan keterangan ketiga pelaku, mereka sudah sering melakukan pencurian. Otak pelaku masih kami cari yang berinisial BH, diduga pelaku adalah oknum PT. Telkom,” ujarnya.

Lanjut Arie, satu meter potongan kabel optik dierkiran Rp500ribu, dan pihak Telkom merugi ratusan juta akibat ulah para pelaku.

“Kemungkinan tersangka bertambah, karena menurut keterangan warga ada tujuh orang yang melakukan pengalian kabel sebelum ditangkap,” ungkap Arie.

.BACA : RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Kamis 24 Desember 2020, Aries Sekarang Waktunya

Arie menuturkan, selain mengejar pelaku yang masuk DPO, polisi juga mencari keberadaan pengepul.

“Para pelaku dijerat Pasal 363, dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun,” katanya.(*)

Penulis: Romi Kurniawan

Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.