Seorang Ahli Konservasi Kiwi Dipatuk Ular Berbisa di Tengah Hutan, Kisahnya Dramatis

Ular Fer de lance. foto/ © Britanica/Wikipedia
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Digigit ular berbisa di tengah hutan yang terjal, seorang ahli konservasi kiwi harus merangkak, bahkan diseret oleh krunya sejauh 2,5 Km. Ular Fer De Lance termasuk ular paling mematikan.

SURYAKEPRI.COM – Ahli konservasi Kiwi, Pete Bethune, mengalami nasib naas digigit ular berbisa saat melakukan aktivitasnya di tengah hutan, Minggu (27/12).

Ia digigit ular berbisa Fer De Lance, salah satu ular berbisa mematikan di Amerika Selatan yang dalam bahasa lain disebut juga dengan ular Mura tombak emas.

Baca: Akibat Siswa Belajar di Rumah, Ular Piton 6 Meter Mendadak Muncul di Kelas

Baca: Ramalan Zodiak Selasa, 29 Desember 2020: Karir 5 Zodiak Ini Meraih Kesuksesan

Baca: Terjebak Kebakaran di Apartemen, Pria Ini Selamat Bersama Ular Sanca Peliharaannya 25 Tahun

Dikisahkan Pete Bethune baru saja berjalan melewati setumpuk daun ketika tiba-tiba dia merasakan tusukan di bagian belakang salah satu kakinya.

Bahkan sebelum menoleh ke belakang, dia tahu dia baru saja digigit seekor ular paling mematikan di Amerika Tengah dan Selatan – Fer De Lance (Bothrops atrox).

Berbicara dari ranjang perawatan di rumah sakit di Kosta Rika, dia mengatakan bahwa dia telah memperhatikan seikat daun dan memastikan untuk berhati-hati di sekitarnya.

“Saya hanya mengira dia bersembunyi di bawah daun. Saya berjalan melewatinya dan ternyata dia berbalik dan mematuk betis saya dari belakang,” katanya kepada NewstalkZB seperti dikutip nzherald.co.nz.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.