Ribut-ribut Soal Lahan di Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang, Warga Adang Pekerja Alat Berat

Warga menolak pekerja yang ingin membangun pertokoan di lokasi (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Warga menolak pekerja yang ingin membangun pertokoan di lokasi (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Keributan terjadi di bundaran Dompak, Jalan Raja Haji Fisabilillah gara-gara saling klaim lahan, Selasa (29/12/2020). Warga langsung mengadang kehadiran alat berat yang hendak meratakan tanah di lahan sedang bersengketa.

Pantauan di lokasi sejumlah warga menolak pekerja utusan dari pihak Rita Law yang hendak bekerja untuk membangun pertokoan di lahan 846 M2. Sementara warga setempat juga mengklaim lahan itu dengan menghadang pekerjaannya.

“Bukan macam gini, kami ada surat tanah juga. Kami nggak terima, ngapain garap tanah orang. Kami sudah diganggu,” ujar warga saat berdialog dengan utusan pekerja.

.BACA : Tawarkan Proyek Fiktif, Tersangka Nona ASN Pemprov Kepri Ditahan Polres Tanjungpinang

.BACA : Libur Tahun Baru Berpotensi Diguyur Hujan di Tanjungpinang dan Bintan, Waspadai Petir dan Angin Kencang

.BACA : Begini Modus Tersangka Korupsi BPHTB di Tanjungpinang, Kerugian Negara Capai Rp3 Miliar

Sementara itu, Agung salah seorang pihak keluarga yang mengklaim lahan itu menyampaikan warga menghadang alat berat yang masuk.

“Kita hadang mereka untuk bekerja di sini, tadi pagi masuk alat beratnya sudah hampir satu lori yang diangkut,” ujar Agung.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.