Tommy Docherty, Mantan Manajer Manchester United Meninggal Dunia

Tommy Docherty meletakkan trofi di atas kepalanya saat merayakan kemenangan Piala FA pada 1977. (Foto: manutd.com)
Tommy Docherty meletakkan trofi di atas kepalanya saat merayakan kemenangan Piala FA pada 1977. (Foto: manutd.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Mantan manajer Manchester United pemenang Piala FA, Tommy Docherty, telah meninggal pada usia 92 tahun. Dia adalah sosok yang membawa MU kembali ke divisi utama, bahkan memberikan gelar.

Docherty, yang dijuluki ‘The Doc’, meninggal pada Kamis (31/12/2020), dikelilingi oleh keluarganya, setelah cukup lama menderita penyakit.

Dia membuat lebih dari 300 penampilan untuk Preston North End dan memenangkan 25 caps untuk Skotlandia sebagai pemain, sebelum kemudian melatih 12 klub berbeda.

Dalam sebuah pernyataan di akun Twitter resmi mereka, Manchester United mengatakan: “Kami sangat sedih dengan meninggalnya Tommy Docherty, yang membawa kami meraih kemenangan Piala FA pada tahun 1977 dengan tim menyerang yang mendebarkan dalam tradisi terbaik Manchester United.”

“Semua orang di klub menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang-orang yang dicintai Tommy.”

BACA JUGA:

‘The Doc’ adalah tokoh penting dalam sejarah United, dan pahlawan karismatik bagi legiun The Reds yang datang dari usia menonton timnya di tahun 1970-an – dekade di mana ia terkenal membimbing klub untuk promosi dari Divisi Kedua.

Dengan melakukan itu, dia tidak hanya memulihkan harga diri dan martabat setelah MU terdegradasi, tetapi juga berhasil menghubungkan kembali nama Manchester United dengan cita-cita kegembiraan, keberanian, dan hiburan yang diabadikan Matt Busby di Old Trafford selama tahun 1950-an dan 60-an.

“Kontribusi yang sangat besar untuk cerita kita ini berarti Docherty akan tetap tertanam kuat di hati orang-orang yang hidup melalui masa jabatannya yang dramatis, dan kenangan akan pencapaiannya dan kepribadian yang lebih besar dari kehidupan akan bertahan,” tulis MU di situs resmi klub.

Puncaknya terjadi pada Mei 1977, ketika ia memimpin The Red Devils meraih trofi besar pertama pasca-Busby, dengan kemenangan 2-1 atas Liverpool, juara domestik yang kemudian menjadi juara Eropa.

Sayangnya, selebrasi di Stadion Wembley dengan menaruh trofi Piala FA di kepalanya menjadi tindakan terakhirnya sebagai bos Manchester United.

Masalah di Luar Lapangan 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.