Guardiola Justru Dominan di Old Trafford, Bagaimana Malam Ini?

Pep Guardiola (kiri) dan Ole Gunnar Solskjaer. (Foto dan MEN Sports)
Pep Guardiola (kiri) dan Ole Gunnar Solskjaer. (Foto dan MEN Sports)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Manajer Manchester City Pep Guardiola mendominasi tetangganya Manchester United ketika kedua tim bentrok di Old Trafford. Apa komentar pria Catalan itu jelang laga malam nanti atau Kamis dinihari sekitar pukul 02.45 WIB nanti?

Tim Manchester City akan berusaha untuk menegaskan kembali dominasi mereka atas Manchester United ketika keduanya bentrok di semifinal Piala EFL.

Skuad Pep Guardiola adalah juara bertahan kompetisi ini. Di samping itu, selama Guardiola menukangi Manchester Biru, mereka selalu yang terdepan atas tetangganya dalam dekade terakhir.

Yang menjadi sumber kebanggaan bagi Pep Guardiola adalah Manchester City belum pernah finis di bawah tetangga mereka di Liga Premier sejak terakhir kali Manchester United mengangkat trofi Liga Premier 2012/13, persis di era terakhir Sir Alex Ferguson.

BACA JUGA:

Sejak itu, dua kali Manchester United berada di bawah Guardiola. Manchester United finis di urutan kedua pada musim 2017-18 saat City mencatatkan rekor 100 poin dan menjuarai Liga Inggris musim itu.

Kedua tim juga bertemu pada tahap yang sama di Piala EFL musim lalu dimana City menang 3-1 di Old Trafford pada leg pertama dan kalah 0-1 di Etihad untuk lolos ke final kemudian mengangkat trofi setelah mengalahkan Aston Vila 2-1 di final.

Namun kini, ada tanda-tanda bahwa Manchester United sedang bangkit, dan ini menjadi perhatian Pep Guardiola.

“United selalu menjadi klub besar,” kata Guardiola. “Ketika saya menghadapi mereka dengan [sebagai pelatih] Barcelona, ​​Bayern Munich, dan di sini [City], itu selalu penting.”

“Ini adalah persaingan di kota dan selama beberapa dekade United berada di atas Manchester City. Bagi kami, kami sangat bangga dan merupakan suatu kehormatan selama dekade terakhir untuk berada di sana bersama mereka dan terkadang menang, sebagian besar waktu, dan terkadang kalah.”

Kemenangan 3-1 di leg pertama di semifinal musim lalu adalah satu-satunya kemenangan City dalam lima derby Manchester terakhir.

Manchester United memulihkan harga diri dan membuat kegugupan bergolak dengan kemenangan 1-0 di Stadion Etihad ketika Nemanja Matic mencetak gol dan diusir keluar lapangan pada pertandingan kedua, sementara juga memenangkan dua laga Liga Premier pada 2019-20.

Kedua tim telah mencapai performa yang lebih mengesankan sejak hasil imbang 0-0 di Old Trafford pada bulan Desember dalam pertemuan terakhir mereka, meskipun United lah yang memiliki poin yang sama dengan juara Liverpool di puncak dan memiliki peluang untuk naik ke puncak jika mereka menghindari kekalahan dari Burnley minggu depan.

“Mereka selalu menjadi pesaing,” kata Guardiola. “Setiap tahun, saat kami memulai musim, United adalah penantang.”

“Jika itu tidak terjadi dalam beberapa musim terakhir, itu adalah pertanyaan bagi mereka. Tidak ada bedanya menghadapi United atau pesaing lainnya.”

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.