PDAM Rugi Karena Efektifitas Penagihan Rendah, ATB Punya Solusinya

foto ilustrasi tagihan air
foto ilustrasi tagihan air
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Sekitar 146 PDAM di Indonesia dinyatakan kurang sehat hingga sakit. Selain disebabkan aspek teknis, indikator lainnya adalah karena rendahnya efektifitas penagihan rekening air di PDAM tersebut.

Menurut Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, ada 102 PDAM yang dinyatakan Kurang Sehat, sementara 54 PDAM dinyatakan Sakit. Penilaian dilakukan terhadap 308 PDAM di seluruh Indonesia.

Sebenarnya secara keseluruhan, rata-rata efektifitas penagihan PDAM di Indonesia membaik. Dari sekitar 93,28 persen di tahun 2018, menjadi 93,67 persen di tahun 2019. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penerimaan dari rekening air sebesar 11,13% pada tahun 2019.

Baca juga: 

Namun bila diteliti lebih dalam, ternyata efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat dan yang sakit masih jauh dari harapan.

Laporan yang sama mengatakan, bahwa efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat hanya 85,53 persen. Sementara di PDAM yang sakit, efektifitas penagihannya hanya 70,1 persen

Angka efisiensi penagihan tersebut terbilang buruk. Apalagi karena angka kehilangan air di PDAM masih sangat tinggi. Rata-rata tingkat kehilangan air di PDAM yang sakit dapat mencapai 56,62 persen. Artinya, hanya sekitar 43,38 persen air yang diproduksi yang sampai kepada pelanggan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.