Selama Tahun 2020, Sebanyak 76.320 Kapal Luar Negeri Masuk Batam, Guskamla RI Kerahkan Dua Kapal KRI

Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada I, Laksamana Pertama (Laksma) Yayan Sofyan
Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada I, Laksamana Pertama (Laksma) Yayan Sofyan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Berhadapan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia, Kota Batam dijaga ketat TNI AL dengan mengerahkan dua Kapal KRI untuk menjaga perbatasan laut.

Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada I, Laksamana Pertama (Laksma) Yayan Sofyan mengatakan, banyak pelabuhan resmi di Kota Batam membuat transportasi laut padat, baik itu kedatangan maupun keberangkatan kapal.

“Kami mencatat dari Januari hingga Desember 2020, kedatangan kapal dari luar negeri sebanyak 76.320 ,” kata Yayan, Kamis (7/1/2021).

.BACA : Kapal Motor Aina Jaya yang Alami Kebocoran, 4 ABK Berhasil Dievakuasi TNI AL

.BACA : Pencarian Nurul Ikhsan, Penyelam Bangkai Kapal Isap Produksi Timah di Laut Karimun Dilanjutkan

.BACA : KRONOLOGI, TNI AL Tangkapi Kapal Asing di Perairan Natuna

Yayan menjelaskan, sedangkan data peningkatan dari pelabuhan resmi seperti di Batam Center, Nongsa, Batuampar, Kabil, Tunas, Sekupang, Hang Nadim, dan Nongsa sebanyak 732.494  keberangkatan.

“Jadi total trip sebanyak 41.576 , dan jika ditotal perkiraan  keseluruhan kedatangan dan keberangkatan 1.495.514 trip,” ujarnya.

Yayan menuturkan, dari jumlah tersebut, Kota Batam merupakan daerah yang sibuk transportasi lautnya. Sehingga, perlu keamanan laut, darat, dan udara.

“Kami dari TNI AL tidak hanya mengamankan dari laut, tapi dari udara juga kami lakukan patroli,” ungkap Yayan.(*)

Penulis: Romi Kurniawan

Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.