Kasus Anak Kuliahan Polisikan Ibu Kandung: Si Anak Cabut Laporan, Ibunda Tetap Nyatakan Cinta

Anak polisikan ibu kandung menjadi sorotan. Kini keduanya berdamai, setelah si anak mencabut laporan.(suryakepri.com/jatengdaily.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SEMARANG, SURYAKEPRI.COM – Kasus anak polisikan ibu kandung di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mencapai titik damai. Suasana haru mewarnai ending kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

A (18), anak yang mempolisikan ibu kandungnya itu akhirnya bersedia berdamai dengan S (36), sang ibu, Rabu (13/1/2021).

Si anak bersedia mencabut laporannya, atas perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tengah diproses Kejaksaan Negeri Demak itu.

Baca: Kasus Anak Kuliahan Polisikan Ibu Kandung, Polisi Terpaksa Lakukan Pelimpahan

Baca: Kronologi Kasus Pendeta di Batam Cium dan Peluk Paksa Gadis 15 Tahun hingga Di-lockdown Polisi

Baca: Kecelakaan Tewaskan Karyawati PT Alteco Chemical Batam, Polisi Periksa Sopir Truk yang Mogok

Setelah duduk bersama, keduanya saling memaafkan dan keduanya pun sempat berpelukan erat.

Anak dan ibu kandung dari Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung tersebut berpelukan erat dan tak henti berurai air mata.

“Kakak kangen Mama. Kakak tetap anak Mama,” kata A di sela tangisnya.

Pada saat yang sama S pun terus menciumi anak sulung hasil pernikahannya dengan mantan suaminya K (40) sambil berurai air mata.

“Maaf kan Mama ya, Nak. Mama juga kangen Kakak,” jawab ibu tiga anak itu.

Pemandangan mengharukan itu terjadi di ruang kerja Kajari Demak Suhendra. Bahkan Kajari Suhendra juga Dedi Mulyadi, anggota DPR RI yang turut mendamaikan A dan S, turut menitikkan air mata.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.