Kronologi Kasus Pendeta di Batam Cium dan Peluk Paksa Gadis 15 Tahun hingga Di-lockdown Polisi

Jajaran Satreskrim Polresta Barelang meringkus seorang pendeta di Batam dengan mengejar hingga Medan, Sumatera Utara.(suryakepri.com/ist/romi)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Seorang Pendeta di daerah Tanjunguncang, Batam, Kepri diringkus jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang, Jumat (8/1/2021).

Pendeta berinisial NPS (38) itu dilaporkan atas tindakan asusila terhadap seorang anak ABG. Ia sempat memluk dan mencium remaja putri tersebut.

Kompol Andri Kurniawan, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021) menuturkan kronologi tindakan tak terpuji seorang pendeta tersebut.

Baca: Kecelakaan Tewaskan Karyawati PT Alteco Chemical Batam, Polisi Periksa Sopir Truk yang Mogok

Baca: Sidang Perdana Gugatan Pilkada Karimun di MK Digelar Akhir Januari Ini, Ada Tim Yusril di Pihak Bersinar

Baca: Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Lusa, 15 Januari 2021, Capricorn Mampu Beri Semangat

Terungkapnya kasus itu berawal pada Minggu (20/10/2020) sekitar pukul 22.00 wib, ketika orangtua korban mengetahui bahwa anak berinisial AG (15) telah menjadi korban tindak asusila.

Hal itu berdasarkan adanya isu atau gosip yang beredar di tempat tinggalnya, bahwa anaknya dicium dan dipeluk pelaku.

“Orang tua korban langsung menanyakan hal tersebut kepada anaknya, dan saat itu anaknya bercerita bahwa sejak bulan Januari 2020 hingga Juni 2020 sudah diperlakukan secara tidak elok oleh pelaku,” kata Kompol Andri Kurniawan, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Selasa (12/1/2021).

Atas kejadian tersebut, orang tua korban membuat laporan ke Polsek Batuaji.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.