Peringatan Dini BMKG: Potensi Gelombang Ekstrem 9 Meter di Laut Natuna Utara dan Gelombang Sangat Tinggi di Anambas-Natuna pada 13-14 Januari 2021

Penulis: Eddy Mesakh

Pusat Maritim BMKG memperingatkan potensi terjadinya gelombang ekstrem di Perairan Laut Natuna Utara dan gelombang sangat tinggi di wilayah Perairan Anambas-Natuna untuk Rabu (13/1/2021). (Foto ilustrasi dari Marine Insight)
Pusat Maritim BMKG memperingatkan potensi terjadinya gelombang ekstrem di Perairan Laut Natuna Utara dan gelombang sangat tinggi di wilayah Perairan Anambas-Natuna untuk Rabu (13/1/2021). (Foto ilustrasi dari Marine Insight)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Klimatologi (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya gelombang ekstrem di Perairan Laut Natuna Utara dan gelombang sangat tinggi di wilayah Perairan Anambas-Natuna untuk Rabu (13/1/2021).

Pantauan Suryakepri.com di situs resmi BMKG, Rabu (13/1/2021) dinihari WIB, menyebutkan potensi terjadinya gelombang ekstrem dengan ketinggian antara 6-9 meter di wilayah perairan Laut Natuna Utara.

Prakiraan gelombang ekstrem tersebut “berlaku mulai Rabu, 13 Januari 2021 07:00 WIB sampai Kamis, 14 Januari 2021 07:00 WIB,” tulis BMKG.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata BMKG dalam rilisnya.

BACA JUGA:

Pada rentang waktu yang sama, BMKG menyebutkan potensi terjadinya gelombang sangat tinggi dengan ketinggian 4-6 meter berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna dan Laut Natuna.

Kondisi gelombang laut di wilayah lainnya adalah potensi terjadinya gelombang sedang antara 1,25-2,5 meter di Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu.

Kondisi serupa berpotensi terjadi di Selat Karimata, Selat Gelasa, Laut Jawa Bagian Barat,
Perairan Kep. Seribu, Perairan Utara Jawa Barat dan Jawa Timur.

Demikian juga di Perairan Selatan Kalimantan, Selat Lombok Bagian Utara, Laut Bali Bagian Timur, Perairan Selatan Lombok hingga P. Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Selat Sape Bagian Selatan, Laut Sawu, Perairan P. Sawu.
Samudra Hindia Selatan Lombok hingga NTT.

Laut Sulawesi Bagian Barat, Perairan Kep. Sangihe Hingga Kep. Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Sedangkan Gelombang Tinggi (2.50 – 4.0 M) berpotensi terjadi perairan Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Utara Sabang, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Bali, Samudra Hindia Selatan Banten hingga Bali, Perairan Timur Kep. Bintan, Laut Jawa Bagian Tengah dan Timur, serta Perairan Utara Jawa Tengah.

Peringatan dini gelombang tinggi merupakan informasi prakiraan gelombang untuk dua hari ke depan yang akan diinformasikan jika terjadi gelombang tinggi lebih dari 1.25 meter dan bertahan selama 12 jam ke depan di sekitar perairan Indonesia dan berlaku maksimal dua hari sejak dikeluarkan dan diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis.

Mengapa Itu Terjadi?

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.