Gempa Majene: Ini Penampakan Kantor Gubernur Sulbar Sebelum dan Sesudah Ambruk

Penulis: Eddy Mesakh

Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum gempa (kiri) dan setelah ambruk akibat guncangan gempa bumi 6,2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 01.28 WIB. (Foto: Kolase Suryakepri.com)
Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum gempa (kiri) dan setelah ambruk akibat guncangan gempa bumi 6,2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 01.28 WIB. (Foto: Kolase Suryakepri.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MAJENE, SURYAKEPRI.COM –  Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang sebelumnya tampak megah dalam balutan cat putih yang anggun itu telah ambruk dan kini porak-poranda akibat guncangan gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Majene Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dinihari.

Dari perbandingan foto sebelum dan sesudah ambruk, tampak hanya tiang bendera di depan gedung yang tadinya lebih rendah, kini tampak berdiri kokoh dan menjulang tinggi di depan reruntuhan bangunan kantor Gubernur Sulbar.

Kantor Gubernur Sulawesi Barat merupakan gedung setinggi empat lantai dan berlokasi di Kompleks Perkantoran Gubernur, Jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas, Kec. Simboro Dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Kini, tempat berkantornya Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar itu tinggal onggokan puing-puing yang tak beraturan.

Sebuah video yang diposting di Twitter oleh akun D H Y K A @DhykaPutra23, menunjukkan Kantor Gubernur Sulbar berantakan dan terlihat seperti onggokan material yang porak-poranda.

Seperti dilaporkan sebelumnya, gempa Bumi kuat  berskala 6,2 SR mengguncang Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) pada pukul 01:28:17. Kantor Gubernur Sulawesi Barat roboh.

Selain itu, RS Mitra Mamuju, Hotel Maleo Mamuju, dan Hotel Matos Mamuju juga ambruk akibat guncangan gempa tersebut.

Laporan lain menyebutkan ada gedung berlantai tiga juga roboh.

Gempa berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer, koordinat 2,98 LS 118.98 BT. Itu sekitar 6 kilometer arah Timur Laut Majene.

Dilaporkan bahwa sejumlah warga yang panik berlarian ke lokasi-lokasi yang lebih tinggi karena takut terjadinya gelombang tsunami.

Namun Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Informasi dari BMKG, gempa bumi juga dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI di Makassar dan Palu. Sementara skala IV-V dirasakan di Majene.(*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.