Bentrok dengan Kelompok Haji Permata, Bea Cukai Sita 7,2 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp7,6 Miliar

Penulis: Rachta Yahya./Romy Kurniawan / Editor: Eddy Mesakh

Karton-karton berisi rokok ilegal hasil sitaan Bea Cukai. (Foto: Dok Bea Cukai)
Karton-karton berisi rokok ilegal hasil sitaan Bea Cukai. (Foto: Dok Bea Cukai)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat, menyebutkan pihaknya berhasil menyita 7,2 juta batang rokok ilegal senilai Rp7,6 miliar dari dua speedboat yang disita dari kelompok  H Jumhan Bin Selo alias Haji Permata.

Dari keterangan pers yang diterima Suryakepri.com, Sabtu (16/1/2021), Syarif Hidayat menyebutkan bahwa Satgas Patroli Laut Bea Cukai menyita jutaan batang rokok tersebut dari dua unit high speed craft (HSC) atau speedboat bermesin 6 x 250 PK tanpa nama di perairan Pulau Buluh, Provinsi Riau.

“Satgas Patroli Laut Bea Cukai kemudian membawa dua unit HSC tanpa awak berisi rokok ilegal yang jumlahnya lebih dari 7,2 juta batang dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 7,6 miliar ke Tanjung Balai Karimun,” kata Syarif dalam rilis tersebut.

BACA JUGA:

Yang mengejutkan, tulis Syarif Hidayat, dalam pencacahan juga ditemukan dua karung berisi batu dan kayu yang sepertinya disiapkan untuk melakukan perlawanan atau penyerangan kepada petugas.

Bea Cukai bersama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait akan melakukan pendalaman dan pengembangan kasus dari hasil tangkapan yang berhasil disita, termasuk asal muasal rokok illegal, pelaku-pelaku yang terlibat, serta pemilik atau penyedia HSC yang digunakan untuk melakukan penyelundupan.

Tahun 2019, Kerugian Negara Mencapai Rp 214,35 Miliar 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.