Kasus Tongkang Isi 4.053 Ton Granit Asal Karimun Ditabrak Tanker Bendera Korsel Masih Didalami KSOP Karimun

Petugas KSOP Kelas I Karimun meminta keterangan kru tanker MV Segoro berbendera Korsel usai menabrak tongkang berisikan granit 4.053 ton asal Karimun, Kamis (14/1/2021). Foto Suryakepri.com/IST
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KSOP Karimun Masih Dalami Kasus Tongkang Isi 4.053 Ton Granit Asal Karimun Diduga Ditabrak Tanker Berbendera Korsel di Perairan Pulau Karimun Anak

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) masih melakukan pendalaman kasus tongkang bermuatan 4.053 ton batu granit asal Karimun diduga ditabrak kapal tanker MV Segoro berbendera Korea Selatan di sekitar perairan Pulau Karimun Anak, Kamis (14/1/2021) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

“Kami akan melakukan pendalaman terhadap penyebab kecelakaan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas I Karimun, Capt Herbert, Jum’at (15/1/2021).

Herbert mengatakan, pasca kejadian tersebut pihaknya langsung bergerak cepat dengan memerintahkan Kapal Patroli KSOP Kelas I Karimun KNP 352 ke lokasi kejadian.

Hal itu untuk melakukan pengamatan secara visual dan mengendalikan keselamatan pelayaran di lokasi dengan mengarahkan kapal tanker MV Segoro dan Tugboat (TB) Indah Laut 2201 dengan Tongkang PCF 2402 untuk bergerak ke perairan yang lebih aman sekitar area Ship to Ship (STS) Karimun.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan unit-unit terkait seperti VTS Batam dan Pangkalan PLP Tanjung Uban.

Baca juga:

Tongkang Muat 4.053 Ton Granit Asal Karimun Ditabrak Tanker Berbendera Korsel, Haluan Tanker Masuk ke Bodi Tongkang Sedalam 3 Meter

Kapal Tongkang Terempas Gelombang dan Nyasar Hantam Rumah di Batam

Dihantam Tongkang 2 Ribu Ton, 11 Tiang Dermaga Pelabuhan Desa Parit Karimun Miring dan Retak

“Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian,” terang Herbert.

Berdasarkan pengamatan oleh pihaknya, insiden tongkang berisi batu granit PT MGU asal Karimun ditabrak tanker berbendera Korsel itu tidak ditemukan adanya pencemaran laut oleh tumpahan minyak.

Herbert juga memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Hanya saja, tongkang tersebut mengalami kerusakan pada bagian lambung kiri bagian tengah namun tidak sampai tenggelam.

“Haluan kapal MV Segero sudah lepas dari Tongkang PCF 2402. Bahkan tongkang tersebut sudah digerakkan oleh Tugboat Indah Laut 2201 ke perairan yang lebih dangkal untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Herbert juga memastikan kejadian itu tidak mengganggu operasional pelayaran di jalur perairan TSS.

Seperti diberitakan sebelumnya, tongkang berukuran GT 1666 bermuatan 4.053 ton batu granit dari Karimun tujuan Tuas, Singapura mengalami kecelakaan laut diduga ditabrak kapal tanker MV Segoro berbendera Korsel di sekitar perairan Internasional Line I Timur Laut Pulau Karimun Anak, Karimun, Kepri, Kamis (14/1/2021) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Laka laut tersebut dibenarkan KSOP Kelas I Karimun. Kabid Keselamatan Pelayaran, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas I Karimun Capt Herbert mengatakan, tongkang PCF 2402 dengan muatan debu granit sejumlah 4.053 ton itu ditarik TB Indah Laut 2201 ini diduga bertubrukan dengan kapal tanker MV Segoro berbendera Korsel.

“Benar, insiden itu terjadi pagi kemarin sekitar pukul 03.30 WIB dinihari, jadi kapal tongkang PCF 2402 berbendera Indonesia yang ditarik oleh kapal TB Indah Laut 2201 bertubrukan dengan kapal MV Segero berbendera Korea Selatan,” ujar Capt Herbert, Jumat.

Herbert menjelaskan kejadian tersebut bermula Rabu (13/1/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB, TB Indah Laut 2201 menarik Tongkang PCF 2402 berangkat dari Tanjung Balai Karimun tujuan Tuas, Singapura mengangkut debu granit sebanyak 4.053 ton.

Kemudian, Kamis (14/1/2021) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB saat TB Indah Laut 2201 hendak melintasi jalur perairan international line 1 menuju perairan Singapura, dari sebelah kiri muncul kapal tanker MV Segoro berbendera Korsel.

Tabrakan pun tak terhindarkan. Akibatanya haluan MV Segoro berbendera Korsel masuk ke dalam bodi tongkang PCF 2402 sedalam kurang lebih 3 meter dan menempel beberapa jam lamanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut tersebut, hanya saja kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kasusnya saat ini ditangani KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun. (*)

Penulis: Rachta Yahya

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.