Penembakan Haji Permata dan Anak Buahnya, Masrur Amin: Ada Perintah Tembak… Tembak!

ilustrasi penghadangan kapal
Penghadangan kapal di perairan.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Satu di antara dua anak buah Haji Permata yang juga tertembak saat penghadangan pada Jumat (15/1) lalu, akhirnya meninggal dunia pada Senin (18/1) siang.

Bahar salah satu anak buah Haji Permata yang ikut satu speed boat dengan almarhum Haji Permata meninggal dunia setelah 4 hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia sempat kritis dan akhirnya meninggal.

Baca: BREAKING NEWS – Anak Buah Haji Permata Menyusul Meninggal Dunia, Tertembak di Bagian Kepala

Baca: Haji Permata Ditembak, KKSS Karimun Dorong Polda Kepri Usut Penembak Pengusaha Batam Itu

Baca: Info Cuaca Sepekan Ke Depan di Tanjungpinang dan Bintan, Ini yang Patut Diwaspadai

Selain Bahar, satu lagi anak buah Haji Permata juga terkena tembakan. Satu anak buah yang lain, terkena peluru panas di bagian kaki.

Mengenai kabar meninggalnya Bahar, yang tertembak di bagian kepala disampaikan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam, H Masrur Amin, SH,MH, Senin (18/1) siang.

Meski demikian hingga kini mengenai kronologi dan siapa pelaku penembakan, masih diproses secara hukum.

Pihak keluarga Haji Permata melaporkan kejadian penghadangan dan penembakan itu ke aparat kepolisian, yakni di Polda Kepri.

Pelaporan penembakan yang dinilai sasdis itu karena pihak Haji Permata menduga ada kesalahan prosedur dan dinilai melanggar HAM.

Kronologi Beda Versi

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.