Tertembaknya Haji Permata, Polda Riau Periksa 13 Saksi dari Masyarakat

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Haji Permata tewas tertembak dalam kejadian itu. Keluarga korban penembakan itu tidak terima dan melaporkan ke pihak Polda Kepri.

Baca: Pria di Tanjungpinang 6 Kali Keluar Masuk Penjara, Kini Ditangkap Sedang Nyabu

Menanggapi insiden itu, pengamat hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Riau, Raja Desril SH MH menilai, penembakan terhadap seseorang yang diduga melakukan kejahatan merupakan upaya terakhir.

Meski demikian, penembakan tidak boleh pada titik yang mematikan seperti di dada.

“Penembakan mestinya di titik-titik bagian tubuh yang tidak mematikan. Ketika yang diduga melakukan kejahatan tidak melakukan perlawanan yang dapat mengancam nyawa penegak hukum. Maka penggunaan senjata api bagi penegak hukum tersebut patut diproses secara hukum,” kata Desril seperti dikutip riauterkini.com.

Ia mengingatkan, aparat penegak hukum agar tidak melupakan hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Jangan menegakan hukum dengan mengenyampingkan hukum itu sendiri. apalagi kasus yang diduga dilakukan seseorang tersebut bukanlah kasus extraordinary crime,” bebernya.(*)

Editor: purwoko l Sumber: Riauterkini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.