WHO: Negara Kaya Dominasi Order dan Timbun Vaksin Covid-19, Negara Miskin Hanya Dapat 25 Dosis!

Penulis: Eddy Mesakh

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers hari Jumat. Badan kesehatan PBB telah meningkatkan risiko global dari coronavirus ke tingkat tertinggi. Foto: AFP via scmp
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers hari Jumat. Badan kesehatan PBB telah meningkatkan risiko global dari coronavirus ke tingkat tertinggi. Foto: AFP via scmp
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SWITZERLAND, SURYAKEPRI.COM – Badan Kesehatan Dunia WHO mengritik persoalan moralitas negara-negara kaya yang menimbun vaksin Covid-19, sementara negara miskin seperti Guinea hanya mampu memberikan 25 dosis vaksin pencegah virus corona itu.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan ‘bencana kegagalan moral yang menghancurkan’ jika negara-negara kaya hanya mengutamakan kepentingan rakyat mereka sendiri dengan menimbun vaksin sebanyak-banyaknya.

WHO menyebutkan bahwa dalam distribusi vaksin Covid-19, negara-negara miskin hanya bisa memberikan 25 dosis vaksin dibandingan 39 juta dosis di negara yang lebih kaya.

Sejauh ini, itu adalah peringatan paling tajam dari Tedros Adhanom Ghebreyesus tentang bahaya penimbunan vaksin sejak inokulasi mulai diberikan di 49 negara yang sebagian besar berpenghasilan tinggi.

Guinea adalah satu-satunya negara berpenghasilan rendah yang sejauh ini telah memberikan suntikan. Minggu lalu, negeri berpenduduk 12 juta jiwa itu menyuntikkan vaksin Sputnik Rusia kepada hanya 25 orang, termasuk presidennya, Alpha Condé.

BACA JUGA:

Tedros mengatakan pada pertemuan tahunan Dewan Eksekutif WHO pada Senin (18/1/2021) bahwa adalah kesalahan melihat orang-orang yang berisiko rendah di negara-negara kaya divaksinasi sementara sebagian besar dunia masih tidak memiliki akses untuk mendapatkan suntikan.

“Tidak benar bahwa orang dewasa muda yang lebih sehat di negara kaya divaksinasi sebelum petugas kesehatan dan orang tua di negara miskin,” katanya.

Membentuk Lembaga Covax

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.