Karantina Pertanian Tanjungpinang Fasilitasi Ekspor Perdana Daun Sirsak dan Bunga Kelor Kering ke Jerman

Penulis: Muhammad Bunga Ashab/ Editor: Yeni

Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang saat mengecek karet lempengan yang akan diekspor (Suryakepri.com/ist)
Petugas Karantina Pertanian Tanjungpinang saat mengecek karet lempengan yang akan diekspor (Suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjungpinang memfasilitasi ekspor komoditas pertanian dengan menjamin kesehatannya sebelum diekspor ke berbagai negara tujuan.

Dalam sehari Karantina Pertanian Tanjungpinang telah merilis ekspor beberapa jenis komoditas pertanian dengan nilai ekonomis mencapai Rp 3 miliar pada Selasa (19/1/2021).

Dari komoditas perkebunan Karantina Pertanian Tanjungpinang mencatat ada komoditas karet lempengan, daun sirsak kering dan bunga kelor kering.

BACA JUGA:

Untuk komoditas karet lempengan ini merupakan komoditas unggulan, sedangkan daun sirsak dan bunga kelor termasuk komoditas baru, meskipun dalam jumlah yang masih kecil namun manfaat tanaman herbal yang dibudidayakan di Toapaya, Kabupaten Bintan tersebut mulai menembus pasar internasional yaitu Jerman.

Pejabat Karantina Pertanian Wilayah Kerja (Wilker) Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang telah melakukan pemeriksaan dan sertifikasi terhadap dua jenis bahan herbal tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan media pembawa tersebut bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), dikemas dengan benar dan jumlahnya sesuai.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.