Kepala Bea Cukai Tembilahan Diperiksa 12 Jam, Jawab 20 Pertanyaan Soal Penembakan Haji Permata

Kepala Bea Cukai Tembilahan saat memberikan keterangan terkait penembakan Haji Permata di kantornya, Sabtu (16/1).(foto suryakepri.com/indragirione.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PEKANBARU, SURYAKEPRI.COM – Kepala Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Ari Wibawa Yusuf menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau sekitar 12 jam.

Ari Wibawa diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau dari pukul 08.00 – 21.30 WIB, Kamis (21/1) malam.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan laporan dari keluarga Haji Permata, pengusaha Batam yang ditembak petugas Bea Cukai di Perairan Tembilahan, Jumat (15/1).

Baca: Tuntutan Keluarga Haji Permata Serahkan Pelaku Penembakan Belum Terealisasi, Arjun: Saya Belum Mendapat Informasi

Baca: PENEMBAKAN HAJI PERMATA: Kepala Bea Cukai Tembilahan Diperiksa Polda Riau, 6 Petugas Tidak Datang

Baca: Mobil Lexus Tersangkut di Pembatas Jalan Simpang Empat Gelael Batam

Dalam kejadian penghadangan terhadap lima kapal yang membawa rokok dari rombongan Haji Permata, yang juga merupakan saudagar Bugis itu, Haji Permata dan tiga orang anak buahnya tertembak.

Haji Permata meninggal di tempat, sedangkan Bahar, salah seroang anak buahnya meninggal setelah empat hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Dua anak buahnya yang lain, mengalami luka tembak di kaki dan di tangan, kini kondisinya selamat.

Saat ditanya tentang pemeriksaannya di Polda Riau, Ari Wibawa Yusuf mengatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan,” ucap Ari seperti dikutip Riauonline.co.id, Kamis, 21 Januari 2021.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.