Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf Soal Kebijakan Walikota Fauzi Bahar Wajibkan Siswi Kenakan Jilbab

Ilustrasi jilbab.(THINKSTOCK)
Ilustrasi jilbab.(THINKSTOCK)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PADANG, SURYAKEPRI.COM – Kepala SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat, Rusmadi menyampaikan permohonan maaf terhadap kesalahan dalam penerapan kebijakan seragam sekolah.

Kebijakan yang berlansung sejak zaman Wali Kota Padang Fauzi Bahar tahun 2005 tersebut akan dievaluasi.

Permohonan maaf disampaikan di hadapan puluhan wartawan saat konferensi pers di Padang pada Jumat (22/1/2021) malam.

“Saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dari bidang kesiswaan dan bimbingan konseling (BK) dalam penerapan kebijakan berseragam di sekolah,” kata Rusmadi.

Rusmadi mengatakan, persoalan tersebut akan diselesaikan secara bersama dan kekeluargaan. Bagi siswi yang sempat dipanggil karena tidak memakai jilbab di sekolah, menurut Rusmadi, dapat bersekolah seperti biasa.

“Ananda kita dapat sekolah seperti biasa kembali,” kata Rusmadi.

Video orangtua murid protes Sebelumnya diberitakan, sebuah video adu argumen antara orangtua murid dan Wakil Kepala SMKN 2 Padang, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Video berdurasi 15 menit 24 detik yang dibagikan akun Facebook EH itu memperlihatkan adu argumen soal kewajiban semua siswi, termasuk yang non-muslim untuk memakai jilbab di sekolah.

BACA:Viral, Siswi di Sekolah Negeri di Padang Wajibkan Siswi Nonmuslim Kenakan Jilbab

BACA:Amnesty Internasional Meminta Israel Beri Vaksinasi Covid untuk Warga Palestina

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.