Usai Bupati Karimun Tidak Ikut Vaksin Covid-19, Berikut Juknis Kemenkes Perihal Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Bupati Karimun Aunur Rafiq
Bupati Karimun Aunur Rafiq
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Bupati Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) Aunur Rafiq blak-blakan tidak akan ikut vaksin Covid-19 pada 30 Januari mendatang.

Rafiq beralasan dirinya tidak bisa ikut dikarenakan kesehatannya tidak memungkinkan untuk divaksin.

Rafiq menyebut dirinya tengah mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi sehingga tidak memenuhi syarat untuk dapat vaksin Covid-19.

“Saya tidak bisa ikut karna hipertensi, sehingga tidak memungkinkan untuk dapat vaksin Covid-19,” kata Rafiq.

Selain dirinya, Rafiq juga menyebut Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim tidak juga bisa mengikuti vaksinasi Covid-19 pada 30 Januari 2021.

.BACA : Selain Bupati, Sejumlah Pejabat Pemkab Karimun Ini Juga Tidak Ikut Disuntik Vaksin Covid-19 pada 30 Januari Mendatang

.BACA : 3.480 Vial Vaksin Covid-19 Diterima Pemkab Karimun, Bupati Canangkan Vaksinasi Mulai 30 Januari Ini

“Pak Wabup karena usianya sudah melewati batas usia penerima vaksin,” kata Rafiq.

Kemudian Asisten I Sekda Karimun M Tang dan Asisten II Sekda Karimun Hurnaini juga tidak bisa.

Sebaliknya sejumlah pejabat teras di Pemkab Karimun dikatakan Rafiq bisa ikut disuntik vaksin Covid-19 seperti Asisten 3 Sekda Karimun.

“Mungkin Asisten 3 bisa,” ujar Rafiq.

Tidak divaksin ternyata diperbolehkan Kementerian Kesehatan.

Bahkan Kemenkes mengeluarkan petunjuk teknis terkait kelompok-kelompok yang tidak boleh divaksin.

Diantaranya:

1. Terkonfirmasi Covid-19

2. Ibu hamil dan menyusui

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.