Cicilan Bukan Solusi, PT. Moya Indonesia Dianggap Tidak Miliki Hati Nurani Terkait Tagihan Air di Batam

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari sebuah sistem yang tidak siap dan tidak profesional dong,” tegasnya.

Mengingat, sampai sekarang PT. Moya Indonesia tidak bisa memberikan jawaban pasti, kenapa jumlah pemakaian pelanggan tinggi yang jauh berbeda dari sebelumnya.

Padahal secara kasuistis, instalasi pelanggan tidak mengalami kebocoran, bahkan tidak terjadi penambahan anggota keluarga atau tetap jumlah pemakaian tidak seperti biasanya.

Hal ini menjadi konsentrasi serius yang seharusnya diinvestigasi pihak PT. Moya Indonesia sendiri.

.BACA : Tim Business Development ATB, Mitra Terbaik Sehatkan PDAM Indonesia

.BACA : ATB Pastikan Ikut Lelang Pengelolaan Air, PT Moya Indonesia Tunggu Manajemen

Jumlah pemakaian yang tidak wajar ini, yang menciptakan asumsi negatif di tengah-tengah masyarakat dan secara nyata menciptakan tekanan bagi masyarakat di tengah-tengah pandemi Covid 19 saat ini.

“Kami dari Komisi 1 DPRD Kota Batam akan terus mengawal dan segera mengagendakan kembali Rapar Dengar Pendapat (RDP) nantinya,” terangnya.

Pihaknya pun meminta kepada PT. Moya Indonesia untuk tidak memaksakan kehendak dan tidak melakukan pemutusan sambungan pelanggan, sampai benar-benar bisa menjelaskan alasan jumlah pemakaian air pelanggan yang ‘meroket’ dan berdampak pada jumlah tagihan melonjak secara tidak wajar.(*)

Penulis : Fernando/Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.