Transaksi Minyak Ilegal di Laut Kalimantan, Kapal Super Tanker Milik Iran dan Amerika Tiba di Batam, Bakamla RI Siapkan Investigasi Gabungan

Dua kapal tanker MT Hourse milik Iran dan MT Freya yang berbendera Panama yang diamankan Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI di Perairan Pontianak Kalimantan tiba di Pelabuhan Batuampar Batam, Kepri.
Dua kapal tanker MT Hourse milik Iran dan MT Freya yang berbendera Panama yang diamankan Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI di Perairan Pontianak Kalimantan tiba di Pelabuhan Batuampar Batam, Kepri.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Dua kapal tanker MT Hourse milik Iran dan MT Freya yang berbendera Panama yang diamankan Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI di Perairan Pontianak Kalimantan tiba di Pelabuhan Batuampar Batam, Kepri.

Dua kapal super tanker tersebut diduga sedang melakukan transaksi minyak ilegal.

Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita mengatakan, kedua kapal digiring menggunakan KN Pulau Marore dan KN Belut Laut, dan sudah bersandar di Pelabuham Batuampar dini hari tadi.

“Kedua kapal super tanker itu akan diperiksa di Kepri,” kata Wisnu, Rabu (27/1/2021).

.BACA : KRI Alamang-644 Tangkap Dua Kapal Pengangkut Bahan Bakar Solar Ilegal di Selat Singapura

.BACA : Indonesia Sita Dua Kapal Tanker Milik Iran dan Panama Karena Kencing di Laut, Parkir di Batam

Wisnu menuturkan, tim investigasi gabungan sedang menyiapkan berbagai aspek teknis untuk pelaksanaan investigasi mendalam, yang akan melibatkan Bakamla, Kemenlu, Kemenhub (hubla), Kemenkeu (DJBC), Kemenkumham (imigrasi), KLH, ESDM, TNI AL dan Polisi.

Sebelumnya diketahui jika pemerintah Indonesia telah menangkap kapal berbendera Iran MT Horse, serta satu kapal berbendera Panama, MT Freya, di perairan sekitar Kalimantan. Kedua kapal diduga sedang melakukan transaksi minyak ilegal.

Disebutkan jika kapal sempat menolak untuk menyebutkan identitasnya dengan tidak memasang bendera asal mereka, kemudian mematikan radio transponder, dan tidak merespons pada panggilan lewat radio.

Iran yang kini mengalami embargo minyak dari Amerika Serikat, disebut melakukan transaksi jual beli minyak di bawah radar, dengan mematikan sistem pelacakan.(*)

Penulis: Romi Kurniawan/Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.