Kerjasama SPAM Batam, BP Batam Diperkirakan Terima 20 Miliar Per Bulan

Direktur Moya Batam, Sutedi Raharjo
Direktur Moya Batam, Sutedi Raharjo
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kerjasama antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan PT. Moya Indonesia di dalam SPAM Batam mengenai pengelolaan air baku Batam, Kepulauan Riau.

Diperkirakan memberikan pendapatan kepada negara melalui BP Batam sebesar Rp 20 miliar per bulan.

Adapun perhitungan ini, berdasarkan pemakaian pelanggan, dan pembagian hasil dihitung per meter.

Dimana, PT Moya mendapat 60 persen dan BP Batam mendapat 40 persen, diperkirakan, BP mendapat sekitar 20 miliar per bulan dari penjualan air bersih.

.BACA : Cicilan Bukan Solusi, PT. Moya Indonesia Dianggap Tidak Miliki Hati Nurani Terkait Tagihan Air di Batam

.BACA : Hanya 6 Bulan, PT. Moya Diminta Jangan Korbankan Masyarakat Batam

Direktur Moya Batam, Sutedi Raharjo mengungkapkan, untuk saat ini pembagian yang sudah dilakukan, sekitar Rp60-an miliar.

“Pembagian, sekitar 40-an untuk Moya dan di BP 20-an (miliar) per bulan,” jelasnya, Jumat (29/1/2021).

Dijelaskan, jika dihitung angka, mereka biaya operasional per meter kubik, sekitar Rp 3.316 per meter kubik, biaya operasional itu diperoleh Moya dari setiap meter kubik.

“Sisanya BP yang mendapat. Jadi kami mendapat 60 persen dan BP dapat 40 persen. Jadi hitungannya per meter kubik,” paparnya.

Sutedi juga menyampaikan untuk perhintungan ini jika per bulan, per pelanggan, rata-rata sekitar 6ribu-an meter per kubik.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.