PEMBAHASAN RUU PEMILU
PKB Usulkan Pilpres 2024 Dilaksanakan Setelah Pileg

Anggota Fraksi PKB, Yanuar Prihatin.(foto/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – RUU Pemilu yang tengah disusun oleh DPR masih memunculkan beragam pandangan dari fraksi-fraksi. Pemilu serentak pilpres 2024, pileg, dan pilkada memiliki banyak implikasi yang harus disinkronkan.

Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yanuar Prihatin menilai, sebaiknya pemilihan legislatif (pileg) tidak digelar bersamaan dengan pemilu eksekutif atau pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Yanuar menyarankan agar pelaksanaan pilpres 2024 dan pilkada digelar setelah pelaksanaan pileg.

Baca: Dua ASN di Bintan dan Tanjungpinang Terungkap Nyambi Kerja di Pertambangan Boksit Ilegal

Baca: Dugaan Ijazah Palsu Wali Kota Batam Rudi SE,MM Diadukan ke Bareskrim Polri

Baca: Lebih dari 50 Persen Pilot Maskapai Penerbangan di Seluruh Dunia Kini Menganggur, Mereka Mengaku Stres karena Pandemi  

“Jika presidential threshold masih digunakan pada pemilu 2024, maka pelaksanaan pemilihan presiden/wakil presiden (pilpres) seyogyanya dilakukan setelah pemilu legislatif (pileg) usai, dan setiap partai sudah mengetahui perolehan suara dan kursi di DPR yang ditetapkan KPU,” kata Yanuar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/1).

Yanuar mengatakan, alasannya lantaran hasil pemilu 2019 dinilai sudah usang. Selain itu hasil pemilu 2019 juga dinilai tidak bisa dijadikan dasar untuk memastikan bahwa hasil pemilu legislatif 2024 akan sama persis dengan pemilu 2019.

“Jika hasil pemilu 2019 dijadikan dasar untuk presidential threshold, lantas bagaimana jika partai pengusung anjlok kursinya di DPR dalam pemilu 2024, sementara calon presiden/wakil presiden yang diusungnya terpilih sebagai pemenang? Tentu ini akan mengganggu sistem presidensial yang dianut karena dukungan presiden di parlemen menjadi terbatas,” jelasnya.

Menurut Yanuar, jika ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) bersumber pada hasil pemilu legislatif 2024, maka semua partai politik mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama untuk mengajukan calon presiden/wakil presiden.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.