Begini Tanggapan Anggota DPRD Batam Terkait Jalan Tol Bagan – Kabil

Foto anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha
Foto anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Sosialisasi penerapan tarif sekali jalan untuk akses jalan alternatif Kampung Bagan, Tanjungpiayu menuju Kabil, Nongsa menuai protes dari anggota DPRD Kota Batam.

Salah satunya datang dari Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto yang menyebutkan bahwa penerapan aturan tersebut sangat tidak masuk akal.

Seharusnya, pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam sejak lama telah menerapkan aturan ini, bahkan seharusnya tidak memberikan akses masuk kepada warga.

.Baca : Batam Kini Punya Jalan Tol, Lintas Bagan – Piayu Kini Wajib Bayar Rp 2000

.Baca : Kota Batam Miliki ‘Jalan Tol’ Piayu-Punggur

“Seharusnya memang tidak diberi akses masuk, karena itu adalah wilayah yang memang dilindungi oleh hukum. Jangan dari awal dibuka untuk jalan alternatif, tapi tiba-tiba ditarik tarif,” ungkapnya, Senin (1/2/2021) saat ditemui di DPRD Kota Batam.

Nuryanto juga menyebutkan bahwa pihak BP Batam harus tegas dalam keputusan tersebut.

“Kalau memang jalan umum jangan ditarik retribusi. Tapi kalau bukan jalan umum, seharusnya ditutup dan tidak bisa diakses seenaknya,” tegasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.