Monday, June 24, 2024
HomeBatam"Bagi-bagi Jabatan" Pengawas BP Batam, Rudi Bilang Para Pengawas Badan Usaha BP...

“Bagi-bagi Jabatan” Pengawas BP Batam, Rudi Bilang Para Pengawas Badan Usaha BP Batam Mundur Dari Jabatan Parpol

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mendapt sorotan tajam ketika membentuk tim pengawas BP Batam.

Orang-orang yang masuk dalam struktur itu dari internal hingga orang partai.

Namun kini rudi menegaskan bahwa saat ini seluruh pengawas badan usaha di BP Batam telah mundur dari jabatan politiknya.

Dari surat yang ditandatangani pada 18 Desember itu , Suryakepri.com mencatat sejumlah nama mulai dari penguru partai hingga kalangan pegiat organisasi sosial, maupun mantan pejabat.

Menjawab berbagai sorotan itu Rudi menyatakan orang-orang dari partai telah mundur dari jabatan politiknya.

Hal ini diutarakan nya mengingat timbulnya polemik di tengah masyarakat, yang menganggap bahwa jabatan pata pengawas kental dengan nuansa politik, yang nantinya mempengaruhi kinerja profesional BP Batam selaku perwakilan Pemerintah Pusat.

“Sudah tidak ada lagi pengurus partai lagi. Harus ada surat pernyataannya (telah mengundurkan diri), sebelum mulai menjalankan tugas sebagai pengawas,” ujarnya, Senin (1/2/2021).

.Baca : Pertamina Wajib Tingkatkan Pelayanan Sambut Shell Hadir di Batam

.Baca : IPAL Bengkong Sadai Siap Layani Limbah Domestik Ribuan Rumah Tangga di Batam

Untuk diketahui beberapa nama anggota pengawas yang diketahui menjadi pengurus partai, Horjani Hutagalung dari Partai Nasdem, Sudirman Dianto, dari Partai PKB, Iskandar Alamsyah, dan Anasrudin yang juga diketahui berperan dalam bagian Tim Sukses (Timses) pasangan politik Rudi – Amsakar.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar menegaskan proses penjaringan dan pengangkatan Pengawas Badan Usaha telah dilaksanakan sesuai dengan koridor profesionalitas dan regulasi, disertai dengan prosedur yang ditetapkan.

“Dalam melaksanakan tugasnya, Pengawas Badan Usaha selalu menjunjung tinggi prinsip good corporate governance dan tidak ikut terlibat dalam urusan pengelolaan yang bersifat teknis operasional Badan Usaha,” paparnya.

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER