Marzuki Alie Suruh AHY Mundur dari Ketum Demokrat daripada Masuk Neraka: Takut Akan Hantu Terpeluk Setan… Saya Anti Dinasti

Penulis: Eddy Mesakh

Mantan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie. (Foto: Twitter Marzuki Alie)
Mantan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie. (Foto: Twitter Marzuki Alie)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Prahara Partai Demokrat semakin memanas. Mantan Sekretaris Jenderal partai merci, Marzuki Alie, menyuruh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mundur saja jika tak mampu memimpin partai.

Desakan Marzuki Alie agar AHY mundur dari Ketum Partia Demokrat diungkapkannya melalui cuitan di akun twitternya @marzukialie_MA saat membalas cuitan Menko Polhukam Mahfud MD.

Mahfud MD menulis: “Ada isu aneh, dikabarkan bbrapa menteri trmsk Menkopolhukam Mahfud MD, merestui Ka. KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat dari AHY melalui KL. Wah, mengagetkan, yakinlah sy tak prnh berbicara itu dgn Pak Moeldoko maupun dgn orang lain. Terpikir sj tdk, apalagi merestui,” kata Mahfud di akun Twitternya @mohmahfudmd.

Cuitan itu kemudian dibalas oleh Marzkui Alie yang terlihat jelas ditujukan kepada AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

BACA JUGA: 

“Takut akan hantu, terpeluk dg setan. Tidak siap.memimpin partai, sebaiknya mundur daripada firnah kanan kiri, masuk neraka,” tulis Marzuki Alie, Selasa (2/2/2021) seperti dilihat Suryakepri.com.

Mantan ketua DPR dan juga mantan wakil ketua Majelis Tinggi Demokrat tersebut melontarkan statemen keras seperti itu lantaran merasa difitnah sebagai salah satu sosok yang ingin mengkudeta AHY dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

Tak berhenti sampai di situ, Marzuki Alie melanjutkan cuitannya bahwa dirinya anti dinasti dan itu sesuai janji mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sy anti dinasty, itu janji sby [Saya anti dinasti, itu janji SBY),” cuit Marzuki Alie.

Di jagad Twitter, banyak netizen menyentil Partai Demokrat sebagai “perusahaan keluarga” mengingat pengurus inti partai ini diisi keluarga SBY

Selain mengarahkan tudingan terhadap para kader partai, AHY jugua menyeret Presiden Jokowi ke dalam urusan internal Partai Demokrat dengan menyebutkan lingkar dalam kekuasaan Jokowi ikut terlibat dalam upaya kudeta terhadap dirinya.

Bukan rahasia lagi bahwa yang dimaksudkan AHY adalah Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.

Moeldoko sendiri telah menanggapi tudingan terhadap dirinya dengan mengatakan: “Saran saya ya, jadi pemimpin harus pemimpin kuat, jangan mudah baperan, terombang ambing,” kata Moeldoko dalam keterangan tertuliis, Senin (1/2/2021).

Mantan Panglima TNI itu diisukan ingin merebut posisi Ketum Demokrat untuk dijadikan kendaraan politik pada Pilpres 2024 mendatang.

Banyak Kader Tidak Puas pada Kepemimpinan AHY 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.