Pusat Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Kota Batam: Kampung Memban, Jabi, Panglong Serta Teluk Mata Ikan

Titik penambangan pasir ilegal terlihat jelas di Kampung Memban, Teluk Mata Ikan, Kampung Jabi, dan Panglong dikawasan Batu Besar, Nongsa.
Titik penambangan pasir ilegal terlihat jelas di Kampung Memban, Teluk Mata Ikan, Kampung Jabi, dan Panglong dikawasan Batu Besar, Nongsa.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kerusakan lingkungan terus dilakukan oleh oknum tambang pasir ilegal di daerah Nongsa, Batam. Para penambang merusak lingkungan dengan membuat lubang galian, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Titik penambangan pasir ilegal terlihat jelas di Kampung Memban, Teluk Mata Ikan, Kampung Jabi, dan Panglong dikawasan Batu Besar, Nongsa.

Salah satu warga Nongsa, Siti mengaku bahwa tambang pasir sudah marak di Nongsa, baik itu dikawasan hutan lindung maupun di lahan pribadi milik masyarakat.

.Baca : Polisi Lacak Pemilik Tambang Pasir Citra Lautan Teduh Nongsa, Kasat Reskrim: Tambang Pasir Rusak Hutan Lindung

.Baca : Polisi dan Ditpam BP Batam Gerebek Tambang Pasir Ilegal di Nongsa, Enam Unit Mesin Disita

“Pergi saja ke Kampung Memban, dipinggir jalan itu tambang pasir semua,” kata Siti, Sabtu (6/2/2021).

Siti menjelaskan, tambang pasir milik pribadi biasanya ditutup dengan seng, namun itu juga termasuk merusak lingkungan.

“Apa bedanya lokasi yang di tutup seng sama yang tidak, toh sama-sama merusak lingkungan,” ujarnya.

Oknum tambang pasir ilegal tidak takut dengan aparat, meskipun lokasi berada tidak jauh dengan markas Polda Kepri.

“Ini bukan hanya tanggungjawab pihak keamanan, tapi pemerintah Kota Batam,” ungkap Siti.(*)

Penulis: Romi Kurniawan/Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.