Cerita Para Pencari Dingkis Batam di Keramba Warisan : Pendapatan Imlek Tahun Ini Menurun

Slamet
Slamet
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Para nelayan pencari ikan dingkis, yang identik dengan malam penyambutan Imlek di Batam, Kepulauan Riau mengeluhkan turunnya hasil tangkapannya.

Tidak hanya nelayan yang mencari dengan menyelam atau juga menjaring, bahkan penurunan hasil tangkapan ikan dingkis juga dirasakan oleh para nelayan yang mengelola Tapak Kelong atau keramba yang dikhususkan guna menangkap ikan tersebut.

Adapun keluhan hasil tangkapan ini, dikeluhkan oleh salah satu nelayan dari Pulau Kasu, Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau, Slamet.

.Baca : Jelang Imlek, Aktivitas Pelabuhan Domestik Punggur Mulai Ramai

,Baca : Imlek di Karimun Digelar Secara Sederhana, Bupati Minta ASN Tidak Keluar Daerah

Dimana hingga saat ini, ia dan tiga temannya masih mendapatkan hasil lebih Rp 10 juta, dengan total tangkapan lebih dari 15 kilogram.

“Kalau di rupiahkan masih dapat 10 juta. Kami ada berempat, dan semuanya bekerja dalam mencari dingkis di Tapak Kelong ini,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Tapak Kelong, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, hal ini dikarenakan adanya perubahan cuaca ekstrem di kawasan Kepulauan Riau, yang mengakibatkan jalur lintas ikan dingkis mengalami penurunan hingga bisa tertangkap di dalam keramba tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.