Penguatan 3M dan 3T Kunci Pengendalian Pandemi Covid – 19

Program Imunisasi Balita di Masa Pandemi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Program Imunisasi Balita di Masa Pandemi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Dalam upaya pengendalian pandemi COVID-19, pemerintah berupaya melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan mengimbau masyarakat untuk patuh protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) dan melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

Intervensi kesehatan untuk mempercepat pengendalian juga diupayakan melalui vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok dengan target sasaran 181,5 juta penduduk.

“Kita cukup bahagia hari ini kita bisa memvaksinasi tenaga kesehatan sampai 1 juta lebih. Untuk menekan pandemi COVID-19 pemerintah tidak hanya menghimbau melalui penegakan disiplin 3M namun juga memperkuat 3T,” terang dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam Dialog bertema ‘3M+3T: Jurus Jitu Atasi Pandemi’ yang diselenggarakan KPCPEN, Kamis (11/2).

.Baca : Vaksinasi untuk Masyarakat Umum Ada Undangan Lewat SMS

.Baca : (RISET] Obat Asma Umum Dapat Mengurangi Rawat Inap Covid-19 hingga 90 Persen  

“Saat ini kita sudah punya 630 laboratorium pemeriksa tes PCR, tapi ini tidak merata di seluruh Indonesia, sehingga kita harus meningkatkan tes kita. WHO sendiri sudah merekomendasikan screening menggunakan tes rapid Antigen untuk mendiagnosa COVID-19,” tambah dr. Siti Nadia.

Siti Nadia menjelasnya rapid Antigen mampu menemukan kasus lebih dini dan penanganan juga dilakukan lebih dini. “Dengan rapid Antigen ini apabila hasilnya positif seharusnya sudah bisa melakukan isolasi mandiri, sambil menunggu hasil tes PCR,” ujar dr. Siti Nadia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.